Mohon tunggu...
Efrem Siregar
Efrem Siregar Mohon Tunggu... Jurnalis - Tu es magique

Peminat topik internasional. Pengelola FP Paris Saint Germain Media Twitter: @efremsiregar

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Artikel Utama

Benarkah Ada Dendam CNBC Indonesia ke Jouska? Tanggapan Saya Mantan Wartawan CNBC Indonesia

28 Juli 2020   22:03 Diperbarui: 29 Juli 2020   13:20 4143
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Cuitan warganet terkait pemberitaan CNBC Indonesia atas Jouska pada 24 Juli 2020)/tangkapan layar pribadi

Seperti biasa, awal-awal mencuatnya isu, tarik-ulur dan perang komentar di jagat maya mewarnai perdebatan atas kasus Jouska.

Hingga akhirnya, Satgas Waspada Investasi (SWI) memberi pernyataan setelah menggelar pertemuan virtual dengan PT Jouska Finansial Indonesia.

Salah satu poin yang SWI putuskan: Menghentikan kegiatan PT Jouska Finansial Indonesia yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penasehat Investasi dan/atau Agen Perantara Perdagangan Efek tanpa izin.

Founder sekaligus CEO PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno telah angkat bicara melalui akun Instagram.

Ia meminta maaf kepada semua pihak terutama klien Jouska karena, "kami telah menimbulkan keresahan dan kegaduhan dengan pemberitaan yang muncul di media maupun di sosial media beberapa hari terakhir ini."

CNBC Indonesia vs Jouska

Belum selesai perkara klien dan Jouska, terbit lagi satu isu baru: CNBC Indonesia vs Jouska.

Sebabnya, CNBC Indonesia getol mengangkat kasus Jouska. 

Beberapa warganet curiga dengan perangai CNBC Indonesia yang terus-menerus setiap hari mengangkat berita Jouska.

(Cuitan warganet terkait pemberitaan CNBC Indonesia atas Jouska pada 24 Juli 2020)/tangkapan layar pribadi
(Cuitan warganet terkait pemberitaan CNBC Indonesia atas Jouska pada 24 Juli 2020)/tangkapan layar pribadi

Pengakuan para klien dijadikan judul, kerugian klien selalu dikejar. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun