Mohon tunggu...
Effendy Wongso
Effendy Wongso Mohon Tunggu... Penulis - Jurnalis, fotografer, pecinta sastra

Jurnalis, fotografer, pecinta sastra

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Legenda Hantu Prajurit Belanda

8 Maret 2021   23:47 Diperbarui: 9 Maret 2021   00:01 1285
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi cerpen Legenda Hantu Prajurit Belanda. (pinterest.com/cchiker1970)

"Demi Tuhan, tidak! Ak... aku ti... tidak sedang bermimpi!"

"Berarti kamu salah dengar."

"Tidak! Itu langkah para serdadu...."

"Serdadu?! Apakah kamu melihatnya sendiri?!"

Gadis yang tengah ketakutan itu menggeleng.

"Nah, bagaimana kamu tahu kalau suara itu adalah hantu para serdadu kalau kamu tidak melihatnya?!"

"Ta... tapi, derap-derap sepatu lars mereka...."

"Belum tentu derap-derap sepatu lars! Jangan ngaco, ah!"

"Tapi...."

"Itu mungkin suara derap langkah serombongan kerbau. Kadang-kadang petani di desa ini memang membuka kandang kerbau mereka malam-malam, agar kerbau-kerbau itu dapat merumput sampai pagi di pinggir-pinggir pematang!"

"Tapi, legenda itu...."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun