Olahraga

UFC 218: Max Holloway vs Jose Aldo 2, Francis Ngannou vs Alistair Overeem

2 Desember 2017   11:55 Diperbarui: 2 Desember 2017   13:10 1295 1 0
UFC 218: Max Holloway vs Jose Aldo 2, Francis Ngannou vs Alistair Overeem
Sumber: https://myfightplus.com

UFC 218 akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember 2017, di Detroit, Amerika. Di Detroit pada sabtu malam, tetapi di Indonesia minggu pagi. Max Holloway akan bertemu untuk yang kedua kalinya dengan Jose Aldo, Alistair Overeem akan bertarung dengan Francis Ngannou, dan Eddie Alvarez melawan petarung tak terkalahkan dengan rekor 18 kali menang, Justin Gaethje.

Partai utamanya adalah Max Holloway mempertahankan sabuknya terhadap Jose Aldo, pada pertarungan sebelumnya, Max Holloway berhasil memenangkan pertarungan dengan Jose Aldo dengan kemenangan T.K.O. Yang menarik adalah pada pertarungan tersebut Jose Aldo tidak mengeluarkan tendangan-tendangan ke arah kaki yang selalu menjadi andalannya, yang membawanya menjadi juara kelas Featherweight selama 10 tahun tak terkalahkan, sebelum akhirnya tumbang dalam 13 detik oleh Conor Mcgregor.

Pada rematch kali ini dengan Max Holloway, kemungkinan Aldo akan kembali menggunakan teknik "low kick" nya yang mematikan, banyak yang percaya jika Aldo kembali menggunakan teknik nya tersebut, ia bisa memenangkan pertarungan dengan Max Holloway, atau setidaknya membuat Holloway sangat kesusahan, tapi tak sedikit juga yang mengatakan teknik low kick Aldo sudah gampang dibaca lawan, kemungkinan itulah yang membuat Aldo tidak mengeluarkan teknik low kick di pertarungan pertamanya dengan Holloway. Pada penimbangan pertama, Aldo kelebihan 1 pound, seharusnya ia berada pada berat 145lbs, akan tetapi saat itu 146lbs, jelas sekali saat penimbangan Aldo terlihat capek dan seperti "sakit", karena kerasnya weight cut, mungkin. Holloway vs Aldo 2 ini banyak yang memprediksi (dari komentar youtube di channel Official UFC) Aldo akan menang.

Francis Ngannou terkenal akan kekuatan pukulannya yang mengerikan, yang dengan mudahnya membuat lawan-lawannya "tidur", tetapi kita belum tau apakah ia bisa menggunakan kelebihannya tersebut pada Alistair Overeem. Overeem per 30 Oktober 2017 menduduki peringkat pertama petarung UFC kelas Heavyweight, sedangkan Ngannou berada pada peringkat keempat. Pada saat tatap muka, Ngannou membisikkan Overeem, "kau akan tertidur", yang maksudnya Ngannou akan meng-KO kan Overeem di pertarungan mereka nanti. Banyak yang memprediksi (komentar Youtube) Ngannou akan menang K.O.

The Underground King, Eddie Alvarez dijuluki oleh salah satu petarung paling kejam di UFC, tetapi Justin Gaethje sendiri mempunyai julukan 'The Violence' yang artinya juga si Kejam. Justin Gaethje punya teknik striking yang bagus, belum pernah kalah di MMA maupun Amatir, pertarungan ini meskipun bukan pertarungan utama akan tetapi membuat UFC 218 menjadi lebih menarik, Eddie Alvarez sebelumnya adalah pemegang sabuk Lightweight, sampai akhirnya harus jatuh di tangan Conor Mcgregor di UFC 205. Pertarungan ini menjadi menarik karena Gaethje sendiri belum pernah kalah dan mempunyai teknik menyerang yang sangat bagus, kedua petarung sama-sama tipe yang tak takut baku hantam, banyak yang memprediksi Gaethje akan menang.