Mohon tunggu...
Dzikri Amrullah
Dzikri Amrullah Mohon Tunggu... Administrasi - Selamat Datang

Membaca | Menulis | Olahraga Menulis adalah bekerja untuk keabadian - Pram amrullahdzikri7@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Duka Kanjuruhan, Wajah Peradaban Bangsa

4 Oktober 2022   11:54 Diperbarui: 4 Oktober 2022   12:11 224 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
Tangkap layar YouTube RCBFM Channel

Saat hendak berangkat apel pagi, saya dikejutkan dengan informasi yang diupdate oleh kakak saya dalam sebuah status WhatsApp. Dalam unggahanya itu menampilkan foto breaking news salah satu media dengan judul  "Rusuh Sepak Bola, 127 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka. Berita ini sontak membuat saya tidak percaya. Kalaupun ia, saya kira dan berharap tidak terjadi di Indonesia.

Tidak berfikir panjang, setelah apel pagi selesai saya langsung buka media sosial, memastikan berita tersebut. Benar saja, beberapa hastage menampilkan informasi yang menjurus kepada kejadian tersebut. Mulai dari Kanjuruhan, Gas Air Mata, FIFA, Kapolda Jatim, Banned, Bonek, dan yang lainya.

Setelah saya buka hastage tersebut, ternyata kekhawatiran saya benar-benar terjadi. Kejadian yang memilukan itu terjadi di Indonesia. Kejadian tragis itu terjadi pasca pertandingan derby Jawa Timur yang mempertemukan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Stadion Kanjuruhan yang menjadi kebanggaan warga Malang itu menjadi saksi hilangnya ratusan nyawa.

Kerusuhan itu nampak tidak terlihat gelagatnya saat pertandingan berlangsung. Semua berjalan dengan baik, bahkan hingga babak kedua telah berakhir untuk kemenangan Persebaya Surabaya atas Arema FC dengan skor tipis 3-2. Sho Yamamoto menjadi pencetak gol penentu kemenangan Persebaya pada menit ke 51 dengan kaki kirinya. Para pemain pun bersalaman setelah semua pertandingan berakhir. Beberapa juga ada yang sudah meninggalkan lapangan.

Dalam video amatir yang diupload oleh akun YouTube RCBFM Channel, para pemain dan official Arema FC nampak masih di lapangan dan menghadap ke tribun penonton. 

Hendak hati untuk menyapa penonton seraya mengucapkan permintaan maaf atas kekalahan yang dialami. Namun tiba-tiba terdapat penonton yang turun ke lapangan dengan memanjat pagar pembatas. Bagian pengamanan pun coba untuk menghalau agar tidak mendekati pemain, namun gagal. Penonton itu kemudian memeluk salah satu pemain dan menghampiri pemain lainya.

Tidak lama kemudian penonton lainya ikut turun ke lapangan. Bagian pengamanan mulai siaga untuk menghalau. Namun semua itu tak terkendali karena jumlah penonton yang turun ke lapangan jauh lebih banyak dari bagian pengamanan. Seorang penonton kedapatan berlari tak tentu arah di tengah lapangan sambil mengibarkan baju. 

Kemudian diikuti oleh penonton lainya yang kian banyak berhamburan ke tengah lapangan. Para pemain mulai panik dan langsung meninggalkan lapangan. Kiper Arema FC kedapatan dikerubungi suporter yang secara tiba-tiba menggulung. Tidak begitu jelas apa yang dilakukan oleh mereka, namun sang kiper langusung bergegas meninggalkan lapangan.

Aksi pemukulan oleh superter terhadap pemain Arema FC tertangkap di layar. Seorang pemain yang masih mengenakan rompi terkena pukulan dari bagian belakang kepala saat hendak meninggalkan lapangan. 

Aparat kemanan pun langsung melakukan tindakan. Kondisi di lapangan sudah tidak kondusif. Beberapa suporter mulai anarkis dengan melempar barang-barang dan merusak fasilitas stadion. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan