Mohon tunggu...
Konstan Aman
Konstan Aman Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Penulis, Petani dan Guru Kampung (PPG)

Pewarta suara minor dari kampung.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Di Tepi Duka

29 Maret 2024   10:00 Diperbarui: 29 Maret 2024   10:05 70
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Duka (SWA.co.id)

Di tepi duka,
Ada bekas luka yang menyayat
Risau dan kesedihan seolah saling bercakap ria,
Menyambut batin yang tersiksa,

Di tepi duka,
Karpet penderitaan membentang panjang,
Menjamu undangan yang bertebaran di setiap temaram senja.
Kemalangan menjadi selimut pembungkus hati yang bersedih.

Di tepi luka,
Ada sukacita yang hendak menanti dari seberang langit,
Lewat fajar baru yang perlahan mengelu-elukan selimut penderitaan,
Memberkaskan terang kehidupan yang selalu berseliweran bersama angin,
Dan
Segemerlap biru langit yang tak lagi berkabut.

NTT, 29 Maret 2024

Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun