Mohon tunggu...
Dwi Malistyo
Dwi Malistyo Mohon Tunggu... Programmer - Trader, Expert Advisor coder, Blogger. Mantan Pramuka. Mantan Pecinta Alam.

Kunci utama untuk mengurangi kesalahan di masa datang, adalah dengan mempelajari sejarah di masa lalu!

Selanjutnya

Tutup

Hobby

Pandega, Veteran Pramuka, Mari Bermain CW Morse di JOTA

17 Oktober 2021   17:00 Diperbarui: 17 Oktober 2021   20:13 348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
[Alat mini ini bernama QCX Mini. Daya pancarnya hanya 5 Watt. Bisa beroperasi dengan batere. Tapi mampu melakukan komunikasi Morse antar negara.]/dokpri

[Alat mini ini bernama QCX Mini. Daya pancarnya hanya 5 Watt. Bisa beroperasi dengan batere. Tapi mampu melakukan komunikasi Morse antar negara.]/dokpri
[Alat mini ini bernama QCX Mini. Daya pancarnya hanya 5 Watt. Bisa beroperasi dengan batere. Tapi mampu melakukan komunikasi Morse antar negara.]/dokpri
Saya tiba-tiba merasa bersemangat kembali !. Merasa menemukan hobby baru untuk ditekuni di tengah Pandemi ini. Mulailah browsing-browsing mencari tahu berapa biaya membuat perangkat CW amatir radio ini. Ternyata biayanya cukup murah.

Sumber : id.aliexpress.com
Sumber : id.aliexpress.com

Kita bisa memulai dengan perangkat murah ini, yang harus kita rakit dan solder sendiri. Di situs AliExpress, harganya hanya Rp 50 ribuan saja. Di sebuah video di Youtube, saya melihat alat ini mampu menjangkau jarak Tangerang hingga Surabaya.

Sumber : id.aliexpress.com
Sumber : id.aliexpress.com

Lalu kita memerlukan kunci untuk mengetuk kode morse. Harganya Rp 70 ribuan.  Dengan alat inilah kita akan mengetukkan kode morse kita, yang akan dipancarkan oleh alat kecil Pixie di atas.

Sumber : id.aliexpress.com
Sumber : id.aliexpress.com

Terakhir kita memerlukan antena. Kalau kita rajin, kita membuat antena dari kabel sepanjang 20 meter, untuk disangkutkan ke pohon. Lalu ada sedikit koil gulungan untuk menyesuaikan impedansi. Tapi bila kita kebetulan sedang malas, bisa beli antena yang sudah jadi, seharga Rp 250 ribuan saja.

Ada hal lain yang penting. Untuk mendapatkan ijin memancar, kita harus memiliki Ijin Amatir Radio. Jadi kita harus menyandang callsign ORARI. Sempat browsing-browsing, ternyata Ujian Amatir Radio saat itu sudah lebih simple. 

Dulu saya pernah ikutan ujian Amatir ketika masih SMA, tapi tidak dilanjutkan sampai selesai. Sekarang ini ternyata prosesnya sudah disederhanakan. 

Ujiannya memakai komputer, tidak ada praktek Morse, materinya Pancasila, Peraturan Amatir Radio, Alokasi Band amatir dan sedikit Elektronika Radio. Saya pikir, ujiannya tidak sulit.

Para Pandega dan veteran Pramuka, saya sarankan mengikuti ujian amatir (UNAR) ini. Biaya ujian hanya Rp 50 ribu, dan bila lulus baru membayar iuran Rp 150 ribu untuk keanggotaan ORARI selama 5 tahun. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun