Mohon tunggu...
Dwi Malistyo
Dwi Malistyo Mohon Tunggu... Programmer - Trader, Expert Advisor coder, Blogger. Mantan Pramuka. Mantan Pecinta Alam.

Kunci utama untuk mengurangi kesalahan di masa datang, adalah dengan mempelajari sejarah di masa lalu!

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Orangtua, Dampingi Anak Anda Menghadapi SBMPTN

18 Oktober 2021   10:45 Diperbarui: 18 Oktober 2021   10:48 232
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dear para Orangtua.

Oret-oretan ini saya tulis khusus dari orangtua kepada orangtua. 

Enam bulan lagi anak-anak kita yang duduk di kelas 12 SMA akan menghadapi SBMTN untuk masuk ke Perguruan Tinggi. Anak-anak yang telah memiliki cita-cita akan mulai berjuang habis-habisan untuk mempersiapkan dirinya supaya bisa tembus ke Universitas impiannya.

Bagaimana cara kita mendampingi persiapan anak kita ? 

Ini tips dari saya, yang pernah berjuang di Sipenmaru dan juga pernah mendampingi anak sulung berjuang di SBMPTN.

1. Ingat, 'waktu' adalah sahabat kita.

Kalau anda sudah mempersiapkan anak anda bersiap-siap sejak kelas 11 SMA, anda adalah orangtua yang bijak. Tapi kalau anda malahan sudah mendorong anak anda bersiap sejak kelas 10 SMA, anda adalah orangtua terbaik bagi anak. Ujian SBMPTN berbeda dengan ujian sekolah, banyak sekali jebakan di SBMPTN. Usahakan anak anda 'melihat' contoh-contoh soal SBMPTN sedini mungkin.

Jadi yang dapat anda lakukan adalah membelikan buku soal-soal dan jawaban SBMPTN dari tahun-tahun sebelumnya. Saya membelikan buku ini ketika anak saya masih kelas 10 SMA. Saya carikan di toko buku Gramedia, atau kalau sibuk, saya beli di toko online seperti Tokopedia dan lain-lain.

Tidak cukup membelikan, anda harus luangkan waktu duduk di sebelah anak anda, dan melihat-lihat bersama contoh ujian SBMPTN yang lampau. Berikan pandangan bahwa anak anda akan berjuang menyisihkan siswa-siswi dari SMA lain dengan soal ini, jadi anak anda harus berlatih sejak awal.

Anak SMA biasanya masih gamang dalam hal mengatur waktu. Dampingi dan bantu menyusun waktu belajarnya. Jadi selain dia belajar untuk materi pelajaran SMA-nya, dia juga harus menyisihkan waktu belajar untuk berlatih soal-soal SBMPTN. Coba anda sarankan anak agar punya 2 jam belajar soal SMA, dan minimal 1 jam belajar SBMPTN. Kalau anak anda sudah di semester akhir, jadwal berlatih soal SBMPTN harus diperbanyak.

2. Bimbel, Offline ataupun Online.

Sedapat mungkin anak anda ikut Bimbingan Belajar untuk persiapan SBMPTN. Memang saya tahu biaya bimbel cukup mahal. Tapi saat ini ada bimbel online yang bisa diikuti dari internet dengan biaya lebih murah. Apakah saya boleh menyebut beberapa bimbel online ? Kalau boleh, ada Zenius dan ada Pahamify. Pilih dan ikuti salah satunya.

Mengikuti bimbel akan lebih membuat anak anda percaya diri. Dulu saya tidak punya biaya untuk memasukkan anak saya ke bimbel offline mahal. Tapi saya masukkan dia ke bimbel offline murah, ditambah saya belikan CD dari bimbel online. Ternyata hal ini membuat anak saya lebih percaya diri, tidak minder melihat teman-teman sekolahnya yang bimbel di tempat mahal. 

Jagalah mental anak kita !, ini pesan dari saya sebagai orangtua.

3. Dampingi di acara TryOut.

Selama anak saya belajar, saya menjelajah internet untuk mencari informasi dimana ada TryOut. Ajak anak anda mengikuti TryOut. Dulu saya mendapatkan informasi seperti ini dari Instagram dan Twitter. Di tahun 2017 saya mendapat banyak lembaga mengadakan TryOut. Ada Gramedia, ada Telkomsel, dan beberapa Fakultas di perguruan tinggi sering mengadakan TO. Ikuti TO-TO ini sebagai persiapan anak anda.

Kenapa harus ikut TryOut ? Sebab di TO-lah anak anda punya kesempatan menguji seberapa besar dia siap untuk mengikuti SBMPTN. Nanti biasanya setelahh selesai TO akan diberikan nilai akhir yang dicapai anak anda dibanding nilai keseluruhan peserta. Dari sinilah  anda akan bisa mengukur tingkat kesiapan anak anda di SBMPTN.

Dulu anak saya melaporkan bahwa dia ada posisi 400 dari sekitar 4.000 peserta TryOut. Data ini lalu kami bandingkan dengan passing grade jurusan-jurusan yang ada di beberapa Perguruan Tinggi Negeri. Akhirnya anak saya yakin untuk memilih jurusan Teknik Komputer UI, dan ternyata memang berhasil masuk. Jadi data hasil TO ternyata penting juga lho.

4. Jalan-jalan ke kampus Universitas.

Anak anda sudah belajar berjam-jam setiap hari, dan sudah ikut bimbel offline maupun online, juga sudah ikut TryOut-TryOut. Apakah tidak stress ?

Ya pasti stress lah. Nah, anda sebagai orangtua harus memberikan sedikit waktu relaksasi

Ajak anak anda jalan-jalan ke Universitas impiannya.

Ketika anak saya sudah menetapkan bahwa dia akan masuk Teknik Komputer UI, maka saya ajak jalan santai naik Kereta Jabotabek ke Kampus UI Depok. Naik bus kuning ke Fakultas Teknik. Makan siang di kantin mahasiswa. Pokoknya anggap dia sudah berhasil masuk UI dan sudah jadi mahasiswa. Selain itu jalan-jalan juga ke Fakultas lain untuk pembanding.

Foto anakku jalan-jalan di Kimia UI. Dokpri 2017.
Foto anakku jalan-jalan di Kimia UI. Dokpri 2017.

Jalan-jalan santai ini ternyata sangat bermakna bagi anak. Ini akan menambah kekuatan impiannya untuk benar-benar bisa masuk Kampus impiannya. Dan pada akhirnya segala perjuangan ini berbuahkan hasil manis.

Demikianlah para orangtua. Inilah hal yang dapat anda lakukan untuk anak anda di SBMPTN.

Jangan tinggalkan mereka berjuang sendirian, anda punya andil besar pada keberhasilan mereka. Temani anak kita mempersiapkan diri di SBMPTN. 

Tetap berdoa, dan tetap berjuang. Semoga anak anda berhasil di Kampus impiannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun