Mohon tunggu...
Marendra Agung J.W
Marendra Agung J.W Mohon Tunggu... Guru - Urban Educator

Write to learn | Lahir di Bekasi, mengajar di Jakarta | Menulis edukasi, humaniora, esai dan fiksi | Kontak: jw.marendra@gmail.com |

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Bulan Akhir Semester: Hal Apa Saja yang Dinilai oleh Guru?

18 Desember 2022   17:53 Diperbarui: 27 Desember 2022   00:07 718
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto pembagian rapor | Sumber: foto.kompas.com 

Profil Pelajar Pancasila sebagai aspirasi pendidikan nasional dapat dikemas dalam bentuk pembelajaran berbasis projek. Sehingga, nilai-nilai karakter juga membalut kualitas berpikir siswa. Dalam hal ini terkait dengan berpikir kritis sebagai salah satu kualitas kognitif, yang berkaitan dengan aspek penilaian pengetahuan siswa

Penilaian pengetahuan siswa yang dilakukan oleh guru setidaknya melalui tiga cara yaitu tes tertulis, observasi, dan penugasan. 

Umumnya penilaian pengetahuan ini dilakukan tertulis dalam bentuk tes dengan waktu tertentu. Seperti penilaian di tengah semester dan di akhir semester. 

Kendati demikian, bobot nilai dari hasil ujian tersebut akan diproses atau diakumulasikan dengan penilaian harian dari proses belajar per tema atau setiap pokok materi ajar.

Hal yang perlu digarisbawahi pula yaitu kompleksitas pengetahuan siswa. Pengetahuan siswa juga memiliki dimensi yang juga harus dipertimbangkan oleh guru. 

Pada Kurikulum 13 telah dijabarkan tentang pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, hingga metakognitif (proses berpikir), sebagai dimensi penilaian aspek pengetahuan siswa.

Teori tersebut juga masih digunakan di kurikulum Merdeka. Ketiga dimensi pengetahuan tersebut kini juga dikenal sebagai sistem kognitif, sistem metakognitif, dan sistem diri (self-system), tapi guru bebas memilih teori lainnya, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mata pelajaran.

Sebagai contoh, proses kognitif atau level berpikir siswa biasanya digolongkan menjadi mengingat (remembering), memahami (understanding),menerapkan (applying), menganalisis (analyzing),menilai (evaluating), dan mengkreasi (creating).  

Menilai Keterampilan Siswa

Teori untuk menilai pengetahuan siswa akan berkaitan dengan bentuk penilaian keterampilan siswa. Pada ranah pengetahuan, guru menilai "pikiran" siswa. Pada penilaian keterampilan, guru menilai hasil berpikir siswa yang telah menjadi sebuah tindakan nyata.

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan-pengetahuannya dalam konteks tertentu sesuai karakteristik mata pelajaran. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun