Mohon tunggu...
Gobin Dd
Gobin Dd Mohon Tunggu... Buruh - Orang Biasa

Menulis adalah kesempatan untuk membagi pengalaman agar pengalaman itu tetap hidup.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Menakar Peluang Lionel Messi Meraih Trofi Ballon d'Or Ketujuh

13 Oktober 2021   08:44 Diperbarui: 13 Oktober 2021   08:50 301
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lionel Messi, pemain timnas Argentina yang berpeluang meraih trofi Ballon d'Or tahun ini. Foto: AFP/Alejandro Pagni via Kompas.com

Siapa yang akan meraih trofi Ballon d'Or tahun ini? Demikian pertanyaan yang keluar ketika 20 nama pemain yang dinominasikan keluar ke publik.

Nama-nama yang masuk nominasi beraneka latar belakang. Ada yang sudah sering masuk nominasi. Contohnya, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang sudah bergantian jadi nomor satu sejak 2008. Ada pula yang muka baru, seperti pemain muda (18 tahun) asal Spanyol, Pedri Gonzales.

Tentunya, 30 nama ini akan mengerucut hingga tiga besar. Dari tiga besar itu nantinya, akan terpilih siapa yang pantas memegang trofi Ballon d'Or. Tentunya, pemilihannya bergantung pada hasil pilihan tiga nama dari pelatih dan kapten tim dari seluruh dunia.

Sejauh ini, nama Lionel Messi santer dikabarkan akan meraih trofi Ballon d'Or tahun ini. Apabil Messi berhasi meraih trofi ini, ini akan menjadi trofi yang ketujuh. Pencapaian ini akan sulit terkejar oleh pemain lain.

Lantas, apa dasar dari kabar yang santer beredar ini?

Pertama-tama, dari sisi kualitas pemain yang sudah berusia 34 tahun sewaktu masih berseragam Barcelona. Di tengah situasi Barcelona yang tak stabil akibat krisis keuangan, disposisi batin Messi yang mau hengkang di awal musim 2020/21 hingga transisi kepemimpinan di tubuh klub, Messi tetap menunjukkan sebagai pemain penting di Barca.

Bahkan musim lalu, Messi menjadi salah satu palang penting Barca dalam hal mencetak gol, menciptakan peluang, dan memberikan assist. Pendeknya, dia berhasil menunjukkan kualitas individu di tengah situasi tim yang tidak seimbang.

Dari sisi penampilan individu, Messi bisa masuk sebagai peraih trofi ini tahun ini. Messi mencatatkan diri sebagai top skorer La Liga Spanyol dengan 23 gol dan 8 assist.

Namun, tak sedikit pihak yang juga melihat pengaruh individual mesti dibarengi dengan persembahan trofi untuk klub.

Barangkali hal ini menjadi rintangan Messi untuk meraih trofi Ballon d'Or. Musim lalu, Messi berhasil membantu Barcelona meraih trofi Copa del Rey. Selebihnya, Barca gagal di Liga Champions pada babak perdelapan final di tangan PSG dan duduk di tempat ke-3 klasemen akhir La Liga Spanyol.

Tak ayal, ada keraguan di balik kabar santer yang menempatkan Messi sebagai favorit meraih trofi Ballon d'Or. Berbeda dengan nominasi lainnya, seperti Jorginho, pemain yang membela klub Liga Inggris dan asal timnas Italia.

Kendati dari level indvidual masih berada di bawah Messi, namun Jorginho membantu Chelsea meraih Piala Liga Champions dan Piala Super Eropa. Belum lagi, kontribusi Jorginho bagi timnas Italia di Euro 2020. Karena kontribusi ini, Jorginho kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa.

Seringkali terjadi pemain terbaik Eropa akan menjadi kandidat terkuat sebagai peraih trofi Ballon d'Or. Namun, tak jarang juga terjadi bahwa sosok lain yang meraih trofi Ballon d'Or.

Misalnya, di tahun 2019. Alih-alih Van Dijk yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa dinobatkan sebagai peraih trofi Ballon d'Or, malah trofi ini jatuh ke tangan Lionel Messi. Van Dijk yang berhasil membantu kesuksesan Liverpool di Liga Champions dan Liga Inggris malah tunduk pada kualitas individual Lionel Messi.

Skenario yang sama bisa terjadi pada tahun ini. Kendati Jorginho berhasil meraih trofi pemain terbaik Eropa, namun peluang meraih trofi Ballon d'Or bisa jatuh ke tangan pemain lain. Hal itu bisa saja jatuh ke tangan Lionel Messi.

Yang menguatkan peluang Messi adalah keberhasilannya membawa timnas Argentina meraih trofi Copa America. Trofi ini menjadi spesial untuk Messi karena ini adalah trofi pertama yang dipersembahkannya dalam karir profesionalnya sebagai pemain timnas Argentina.

Dalam turnamen ini, Messi menjadi bintang. Selain menjadi top skorer dengan 5 gol, Messi juga mencatatkan diri sebagai penyumbang assist terbanyak. Tak ayal, Messi dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam turnaman Copa America 2020.

Dari sisi kualitas individual, Messi pantas untuk meraih trofi Ballon d'Or untuk ketujuh kalinya dalam karirnya sebagai pemain sepak bola. Akan tetapi, batu sandungan yang bisa menghalangi Messi adalah peran dan pengaruhnya pada prestasi Barcelona pada musim lalu.

Kendati Messi menonjol secara individu, namun hal itu tak membantu penampilan Barca secara keseluruhan. Barangkali persoalan Messi sewaktu di Barca adalah tidak adanya figur yang menopang kualitas individunya, sehingga dia cenderung menonjol sendirian atau pun tim menjadi sangat bergantung pada penampilannya.

Di tengah situasi seperti itu, Messi tetap mengeluarkan kemampuan terbaik. Tak heran, performanya menonjol dan membantu Barca di beberapa laga.

Terasa spesial untuk Messi ketika dia berhasil membantu Argentina meraih trofi Copa America. Sebagai kapten tim, Messi menunjukkan sisi kepemimpinannya dan kualitasnya untuk timnas Argentina. Belum lagi, keberhasilannya menjadi top skorer (80 gol) untuk daratan Amerika Selatan. 

Catatan positif dari timnas Argentina akan menjadi salah satu hal yang bisa melapangkan peluang Messi untuk mengangkat trofi Ballon d'Or untuk ketujuh kalinya.

Salam Bola

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun