Mohon tunggu...
Dodik Suprayogi
Dodik Suprayogi Mohon Tunggu... Lainnya - Independen

Independen

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

3 Tips Mengatasi Monday Blues Agar Bekerja Lebih Produktif

25 Juli 2022   09:16 Diperbarui: 25 Juli 2022   09:22 418
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Monday Blues (Shutterstock) 

                                                                       

"Baru saja libur, besok udah Hari Senin saja, cepat sekali"

Mengawali hari setiap Minggu baru, kita pasti akan berjumpa dengan Hari Senin. Tidak terasa terkadang Hari Senin datang begitu cepat sebelum kita kembali siap beraktifitas. Bayang-bayang pekerjaan kantor sisa minggu lalu yang menumpuk, ditambah tugas baru yang tiada habisnya,  semakin memperbesar rasa takut dan panik dengan datangnya hari Senin.

Gejala badmood, ketakutan dan panik akan datangnya Hari Senin biasa disebut sebagai Monday Blues. Perasaan cemas setiap Hari Minggu berakhir, bahkan hingga mengganggu kualitas istirahat dan berdampak pada produktivitas bekerja, mengindikasikan kita terserang Monday Blues akut. Penyebab utama dari Monday Blues adalah ketidaksiapan mental untuk menjalani aktifitas di hari Senin.

Menurut laman Healthline, Monday blues adalah sensasi lesu, tegang, sedih atau tidak bersemangat menyambut hari kerja. Perasaan itu kemudian membuat seseorang jadi benci hari Senin. Parahnya, Sebuah penelitian di Jepang membuktikan bahwa tingkat bunuh diri tertinggi terjadi pada hari Senin dan pada beberapa orang.

Namun, kini kita bisa mulai menenangkan diri dan mengurangi rasa panik akan datangnya Hari Senin dengan menerapkan cara-cara berikut :

1. Hindari Prokrastinasi

Prokrastinasi merupakan perbuatan atau tindakan untuk menunda pekerjaan tanpa mempermasalahkan tujuan dan alasan penundaan.

Prokrastinasi sering kali memiliki ciri-ciri yaitu penundaan untuk menyelesaikan tugas yang dihadapi, keterlambatan dalam menyelesaikan tugas karena melakukan hal-hal yang tidak diperlukan, kesenjangan waktu antara rencana yang ditetapkan dan kinerja aktual serta menyelesaikan aktivitas lain yang lebih menyenangkan padahal bukan prioritas.

Contohnya menunda menyelesaikan surat menyurat, yang seharusnya hari Jumat sudah selesai jadi pekerjaan "sisaan" untuk Senin minggu depan. Hal seperti inilah yang menyebabkanseseorang mudah terserang monday blues.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membuat to do list atau daftar pekerjaan harian yang harus diselesaikan, tujuannya adalah agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, pekerjaan lebih terukur dan teratur sehingga penumpukan pekerjaan dapat dihindari.

2. Istirahat Cukup Di Akhir Pekan (Self Care)

Ada faktor psikologis di balik Monday blues, salah satunya adalah karena siklus jam tubuh yang kacau. Ini terutama dialami orang-orang yang punya pola kerja Senin hingga Jumat. Cara mengatasinya adalah denga beristirahat yang cukup di akhir pekan yang diyakini mampu menigkatkan mood dan produktifitas kerja di Hari Senin. Luangkan waktu sejenak untuk memanjakan diri dengan melakukan aktivitas yang disukai  atau berkumpul bersama dengan keluarga dan sahabat. Dengan begitu, mood dapat meningkat serta pikiran dan tubuh menjadi rileks. Sehingga lebih siap untuk menjalani hari Senin.

Menurut data dari University of Illinois di 2008, menunjukkan bahwa jika kamu bekerja secara terus-menerus tanpa waktu bermain, hal tersebut dapat menurunkan tingkat fokus. Namun, jika kamu beristirahat di tengah aktivitas pekerjaan, ternyata itu dapat meningkatkan fokus. Sehingga punya tingkat fokus yang baik ketika kembali bekerja di awal minggu setelah beristirahat di akhir pekan. Ingat, jangan bergadang dan cukupi waktu tidur setiap malam, yaitu 7--9 jam per malam agar lebih bersemangat esok paginya.

3. Awali Hari Dengan Olah Raga Ringan

Salah satu cara untuk meningkatkan mood di pagi hari adalah dengan berolahraga ringan sebelum memulai aktivitas. Penelitian yang dilakukan oleh Appalachian State University turut menunjukkan manfaat lain dari berolahraga pagi secara rutin, di antaranya menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kualitas tidur. Keduanya adalah faktor yang penting agar dapat menjalani rutinitas dengan baik. 

 Tidak hanya meningkatkan mood, berolahraga juga mampu meningkatkan kemampuan otak dan menjaga produktivitas saat bekerja.  Beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan adalah seperti yoga, jogging ataupun peregangan. Jangan terlalu berat, agar tujuan olahraga dapat tercapai. Selain itu, imbangi juga dengan mengkonsumsi makanan sehat seperti susu, buah-buahan, dan sayuran.

Jika sudah pada tingkatan yang akut, segera konsultasikan dengan psikolog. Meski memiliki dampak yang berhubungan dengan faktor  psikologis, menurut artikel Medical News Today, monday blues bukanlah gangguan klinis atau gangguan kejiwaan. 

Ada yang pernah mengalaminya? Silakan ceritakan di kolom komentar. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun