Mohon tunggu...
Diantika IE
Diantika IE Mohon Tunggu... Freelancer - Freelancer

Penulis, Blogger, Guru, Alumnus Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Menulis di Blog Pribadi https://ruangpena.id/

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

5 Perlakuan Penting untuk Orang Terdekatmu yang Terpapar Covid-19

28 Juni 2021   11:22 Diperbarui: 29 Juni 2021   06:57 1381
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Alasan utamanya adalah dengan harapan agar makanan itu dihabiskan dengan semangat. Seenak apapun makanan jika tidak disukainya, kemungkinan akan dimakan dengan ogah-ogahan.

Akan sangat berbeda efeknya, jika makan dengan antusias dengan makan yang sekadar "asal makan". Terlebih jika penderita kehilangan penciuman dan rasa.

Makanan yang disukai diharapkan memancing semangat untuk mencicipinya. Tentunya dengan mempertimbangkan tingkat bahaya pada makanannya juga ya.

Tidak mungkin kan Anda mengiriminya bakso ekstra pedas saat sakit. Terkecuali jika penderita adalah orang tanpa gejala.

Jangan lupakan protokol kesehatan saat Anda mengirim makanan dan hindari kontak langsung dengan penderita. 

4. Berikan solusi yang pasti

Memberikan saran untuk istirahat cukup sementara beban pekerjaan tidak dikurangi dan atau dihilangkan adalah hal yang percuma. Karena orang yang memiliki tanggung jawab besar tidak serta merta merasa bebas dari tanggung jawabnya ketika ia sakit.

Yang ada, pikirannya melayang-layang memikirkan kondisi pekerjaannya. Rasa takut dipecat, dll. Belum lagi ada beberapa telepon masuk dari sana sini. 

Maka jika orang terdekat Anda, saudara, atau bawahan Anda sakit, maka berikan solusi yang pasti. Misal dengan menghandle pekerjaannya, atau memastikan bahwa selama dia sakit seluruh yang menjadi tanggungannya aman terkendali. Lakukan usaha untuk itu.

5. Biarkan istirahat

Beristirahat bukan hanya tubuhnya yang terbaring di tempat tidur. Akan tetapi biarkan ia beristirahat dari pikiran-pikiran yang membebaninya. Memberikan kesempatan dia istirahat tanpa menggangunya dengan telepon dan pesan pendek yang tidak terlalu penting akang sangat membantu imunnya kembali membaik. 

Jangan lupa ingatkan yang sakit untuk menonaktifkan media sosial sementara waktu agar ia lebih fokus pada kesehatannya. 

Sehat dan sembuh adalah ketentuan Allah. Sakit adalah ujian, sehat adalah anugerah yang tidak terhingga. Tidak ada orang yang mau sakit, tetapi kita wajib berikhtiar untuk tetap sehat dan membantu orang-orang di sekeliling kita untuk tetap sehat dan segera pulih bagi mereka yang terlanjut sakit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun