Mohon tunggu...
Dian Anggriani
Dian Anggriani Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Resensi Novel Merry Riana: Mimpi Seribu Dolar Karya Alberthiene Endah

28 Oktober 2015   11:10 Diperbarui: 28 Oktober 2015   11:25 34951 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

 

 

Judul

: Merry Riana – Mimpi Sejuta Dolar

Pengarang

: Alberthiene Endah

Penerbit

: Gramedia Pustaka Utama

Tempat Terbit

: Jakarta

Tahun Terbit

: Cetakan kedua 2011

Jumlah Halaman

: 362 Halaman

Harga

: Rp 35.000,-

 

Biografi Pengarang

Alberthiene Endah penulis kelahiran 16 September di Bandung ini, sebagai penulis biografi, skenario dan fiksi. Memulai karier menulis majalah HIDUP pada tahun 1993. Tahun 1994 – 2004 menjadi redaktur di Majalah Femina. Sejak tahun 2004- 2009 menjadi pemimpin Redaksi Majalah PRODO. Sejumlah biografi telah ia tulis, diantaranya Seribu Satu KD, Panggung Hidup Raam Punjabi, Anne Avantie: Aku Anugerah dan lain sebagainya. Penulis juga pernah membuat buku edukasi popular: 1001 Masalah Transportasi Indonesia, ditulis bersama DR. Ir. Bambang Susantono MSE, MSCP, Wakil Menteri Perhubungan dan I.M. Eddy Soetrisno: There is No Shortcut to Success. Sarjana Sastra Belanda Universitas Indonesia ini telang menghasilkan sejumlah buku bestseller, yaitu Cewek Matre, Selebriti dan serial remaja Rockin Girls. Buku yang berjudul Jangan Beri Aku Narkoba mendapatkan penghargaan khusus dari Badan Narkotika Nasional dan meraih gelar juara pertama Adikarya Award 2005 dari IKAPI. Bukunya juga telah difilmkan dengan judul Drak Terakhir dan mendapat award dalam Bali Film Festival 2005. Penulis juga aktif menghasilkan skenario ratusan episode sinetron untuk televise Indonesia dan Malaysia. Tahun 2009, penulis mendapatkan anugerah wanita inspiratif Dhe Can Award. Saat ini penulis aktif menjadi pembicara di seminar-seminar mengenai penulisan, menjadi dosen tamu di berbagai universitas dan mengelola production bouse yang memproduksi film televise.

Perbandingan Jenis Buku yang Pernah dibuat oleh Pengarang

Perbandingan dengan buku yang lain contohnya novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar dengan Seribu Satu KD sangat berbeda. Didalam novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar sangat ditonjolkan bagaimana arti sebuah perjuangan untuk meraih kesuksesan dengan sebuah proses yang tidak mudah untuk dilakukan. Sedangkan Seribu Satu KD berisi tentang karier dan kehidupan sebenarnya dari sosok Krisdayanti yang tidak diketahui oleh semua orang.

Kekhasan Sosok pengarang

Kekhasan pengarang dalam membuat buku terutama pada buku biografi sangat bermanfaat. Karena buku biografi yang dibuat selalu menceritakan sosok yang inspiratif dan sangat memotivasi kita sebagai pembaca.

Keunikan Buku

Keunikan dari buku ini yaitu membawa pembaca seolah-olah menjadi pemeran utama dalam buku ini dan seolah-olah juga kita termotivasi tanpa disengaja oleh buku ini, terutama dengan perjalanan hidup Merry Riana telah yang menghipnotis kita dengan setelah kita membaca buku ini.

Merumuskan Tema Buku

Tema yang dapat diambil dari buku ini yaitu memaknai arti dari sebuah perjuangan yang tiada henti berputus asa dan selalu bermimpi sebelum berhasil meraih apa yang diimpi-impikan.

Kritikan terhadap Buku

Kritikan dari buku ini yaitu halaman buku yang terlalu tebal dengan inti cerita yang sudah bisa dimengerti pada setiab bab. Bab yang ada juga terlalu banyak dan ada isi bagian bab yang sama dengan bab yang lain, sehingga pembaca dapat mengetahui secara langsung jalan ceritanya. Tanpa harus membaca secara lengkap.

Kesan terhadap Buku

Kesan dari buku ini, Merry Riana terlalu ambisius terhadap mimpinya, selalu mengutamakan bagaimana cara untuk mendapatkan uang dan terus bangkit ketika jatuh atau ketika ditipu. Tapi dari keambisiusannya ini, Merry Riana pantang menyerah dan dapat meraih apa yang di impikannya seperti semboyannya yaitu BIG DREAM, dan pada akhirnya Merry Riana pun meraih $ 1000 dolar Singapura pada usia 26 tahun.

Sipnosis

Buku ini berjudul Merry Riana – Mimpi Sejuta Dolar. Buku ini diambil dari kisah nyata yaitu kisah perjalanan hidup Merry Riana. Perjalanan hidup yang tidak mudah, penuh dengan rintangan, tantangan dan pantang menyerah. Perjalanan hidup yang sangat menginspirasi para pembacanya untuk terus berusaha meraih kesuksesan seperti apa yang diinginkan dan diimpikan. Merry Riana memiliki ”Big Dreams” atau “Mimpi Besar”. Yaitu mimpi yang sama seperti orang lain pada umumnya yaitu “Sukses”. Saat ini Merry Riana menjadi seoarang Motivator Internasional di lingkup Asia dan Indonesia tentunya. Merry Riana sukses di negeri tetangga, Singapura. Merry Riana adalah seorang Enterpreneur dan Motivator. Merry Riana lahir dikeluarga sederhana. Ayah Merry adalah seorang pembisnis dan ibu Merry adalah ibu rumah tangga. Merry adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Perjalanan hidup Merry di Singapura berawal terjadi ketika kerusuhan besar di Jakarta tahun 1998 karena tragedi Trisakti. Saat itu Merry baru saja lulus SMA dan memiliki cita-cita untuk kuliah di Universitas Trisakti dan mengambil jurusan Teknik Elektro. Tapi keinginan Merry pun hancur karena tragedi tersebut. Kemudian ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke Singapura. Ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke Singapura karena pada saat itu Singapuralah tempat yang dianggap paling aman, jaraknya relatif dekat, sistem pendidikan yang bagus dan tidak ada pilihan yang lain. Merry mulai menjadi mahasiswa di Nanyang Techological University (NTU) jurusan Electronics Engineering (EEE) pada tahun 1998. Tanpa persiapan apapun untuk kuliah di Singapura, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris. Tanpa persiapan uang yang banyak, Merry akhirnya meminjam dana beasiswa sebesar $ 40.000 dolar Singapura dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja. Merry pun pernah mencari penghasilan diluar, yaitu dengan mulai dari membagikan pamphlet/brosur di jalan, menjadi penjaga toko dan pelayan Banquet di hotel. Merry pun menyadari bahwa hidupnya tidak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah. Merry pun kemudian memiliki BIG DREAM.

Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus mempunyai kebebasan financial sebelum usia 30 th. Dengan kata lain, harus menjadi orang sukses The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut” ujar Merry.

Karena tak memiliki latar belakang pengalaman bisnis, Merry mengikuti berbagai seminar dan ikut serta dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis. Kemudian ia mencoba berbagai peluang bisnis. Percobaan yang dilakukan yaitu dengan bisnis pembuatan skripsi, MLM, mencoba bermain saham yang semuanya berakhir kegagalan. Merry pun mencoba untuk bisnis lainnya dan mengalami kerugian yang besar pula. Merry pun pernah terjatuh meski setelah terjatuh ia bangkit lagi dan mencoba peluang bisnis yang lainnya. Merry pun membulatkan tekad bahwa ia bekerja 14 jam dalam sehari. Dan akhirnya ia pun sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi, kartu kredit, deposito, tabungan dll. Dalam waktu enam bulan Merry dapat melunasi hutangnya kepada Universitas sebesar $ 40.000 dolar Singapura. Hingga tahun 2003, Merry dianugrahi Penghargaan Penasihat Baru Teratas. Ditahun 2004 ia pun meraih prestasi cemerlang yang membuatnya dipromosikan menjadi manajer dan masih banyak penghargaan lainnya. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer. Ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization). Akhirnya Merry Riana pun menghasilkan $ 1.000.000 dolar Singapura pada usia 26 tahun. Saat ini Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah, media masa di Singapura, juga sebagai Enterpreneur dan Motivator dibeberapa Negara di Asia Tenggara dan Indonesia tentunya. Saat ini Merry Riana sudah menikah dengan Alva Christoper pada tahun 2004. Alva adalah kakak tingkat sekaligus teman Merry di Nanyang Techological University. Dari pernikahan itu Merry dan Alva dikaruniai seorang putrid yang bernama Alvernia Mary Liu.

Keunggulan dan Kelemahan Buku

Kelebihan dari buku ini adalah terdapat kata-kata yang menginspirasi dan memotivasi pembaca untuk terus semangat dalam menggapai cita-cita yang diinginkan. Selain itu bahasa yang digunakann mudah dimengerti. Sedangkan kekurangan buku ini adalah halamannya yang cukub tebal, ada beberapa judul yang cerita di dalamnya hampir sama dan membuat pembaca bosan karena intinya sama saja.

Rumusan Kerangka Buku

Buku ini dapat dikategorikan tebal, namun dalam buku ini berisi tentang berbagai bab yang ceritanya berkelanjutan. Bab pertama “Tantangan Mengejutkan”, bab kedua “Dihadang Kesulitan”, bab ketiga “ Perjuangan-Perjuangan Awal”, bab keempat “Merealisasikan Resolusi”, bab kelima “Keputusan Ekstrem”, bab keenam “Pertemuan dengan Anthony Robbins”, bab ketujuh “Memburu Peluang”, bab kedelapan “Pintu Pun Terbuka”, bab kesembilan “1001 Penolakan”, bab kesepuluh “Jawaban Indah Itu Ada!”, bab kesebelas “Meraih 1 Juta Dolar”, bab keduabelas “Jurus-Jurus Sukses”, bab ketigabelas “Bahagia untuk Indonesiaku”.

Tinjauan Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam buku ini sederhana dan mudah dipahami berbagai kalangan. Walaupun ada beberapa bahasa yang terlalu tinggi untuk dipahami oleh masyarakat kalangan umum biasa atau mahasiswa. Tetapi setelah membaca buku ini akan mengetahui jalan ceritanya secara langsung dikarenakan banaga yang digunakan sederhana dan mudah dipahami tidak bertele-tele.

Penutup

Sasaran yang dituju dalam buku ini adalah mahasiswa, masyarakat umum dan orang yang sedang merintis bisnis atau sedang mencari pekerjaan. Karena buku ini sangat memotivasi kita (pembaca) agar jangan menyerah, selalu berusaha dan optimis untuk melakukan sesuatu apa yang kita inginkan. Jatuh bangun dalam melaksanakan keinginan, cita-cita, kesuksesan itu hal biasa. Karena dengan kegagalan kita akan terus mencoba, memperbaiki kesalahan atau kekurangan apa yang kita miliki selama ini agar menjadi lebih baik dan kompeten.

 

Keterangan: jika didalam meresensi banyak kekurangan dan kesalahan saya minta maaf, karena ini adalah reensi pertama saya sebagai tugas UTS mata kuliah KTI. saya menerima kritik dan saran agar selanjutnya jika membuat resensi bisa lebih baik lagi. 

 

resensi by: Dian Anggriani

twitter : @diananggriani9

ig : @diananggriani27 - dian anggriani

fb : Dian Anggriani

 

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan