Media

Bagaimana Nasib Rekening CIMB Niaga Saya?

11 September 2017   17:53 Diperbarui: 11 September 2017   19:34 664 14 1

Beberapa waktu yang lalu saya sudah menulis tentang kejadian yang menimpa saya masalah Rekening Tabungan saya yang tidak bisa saya gunakan,  dan sampai saat ini pun belum ada kejelasan dan jawaban yang pasti dengan rekening saya tersebut. 

Sedikit saya kilas balik kejadian yang saya alami,  dari saya meneriman telephone dari orang yang mengakui bernama bapak Iwan dari CIMB Niaga,  yanga mengatakan bahwa akan ada pembiayaan yang dikenakan pada nasabah CIMB Niaga pengguna fasilitas Go Mobile,  untuk perbulannya dikenai Rp. 150.000 dan Rp. 1.000.000 untuk yang mempunyai kartu kredit.

Pelaporan pertama saya lakukan pada CIMB Niaga terdekat,  dan di tempat tersebut saya juga melakukan penutupan fasilitas Go Mobile. 

Dan pelaporan selanjutnya saya lakukan di cabang CIMB Niaga ditempat saya membuka rekening pertama kali.

Awal pertama di cabang CIMB Niaga saya membuka rekening, ketika saya melapor, saya diminta untuk menunggu karena memang pada saat itu ATM CIMB Niaga sedang mengalami gangguan di beberapa tempat karena gangguan internet. 

Hari berikutnya kembali saya datang ke cabang tersebut dan saya diminta menunggu dan bagian Customer Service  seperti membuka rekening saya,  tapi juga masih belum dilakukan tindakan, akhirnya diputuskan saya diminta melakukan pengambilan secara tunai melalui kasir,  tapi karena pengambilan secara tunai harus mengunakan buku rekening,  saya diminta untuk membawa buku rekening.

Karena buku rekening saya hilang, saya harus membawa surat laporan kehilangan dari kepolisian dan surat dari PSDM tempat saya bekerja dan ditanda tangani oleh Direktur Utama,  semua sudah saya lakukan, sebagai syarat untuk penggantian buku rekening baru. 

Hari berikutnya saya ke cabang tersebut lagi,  dan ketika akan dilakukan pembuatan buku rekening baru, dan akan diprint saldo rekening ke buku baru ternyata tidak bisa dilakukan, dan hari itu saya di minta menunggu lagi,  bahkan saat itu karena sepertinya petugas CS nya sedang buru buru ada acara melayat,  saya diminta pulang,  dari pada menunggu lama dan saya dimintai nomor hp yang bisa dihubungi karena dari pada saya bolak balik, mereka yang akan menelphone saya. 

Tapi sampai beberapa hari saya tunggu, ternyata tidak ada telephone yang masuk, akhirnya saya kembali ke cabang tersebut untuk menanyakan bagaimana dengan rekening saya,  ternyata mereka baru akan menindak lanjuti rekening saya lagi...  Yang saya herankan,  janji mereka untuk  itu bagaimana ya...  Apakah ternyata mereka tidak melakukan tindakan apapun pada rekening saya... Atau karena rekening saya saya tersebut nominalnya sedikit sehingga diabaikan... Dan justru saat mereka mengurus rekening saya tersebut sambil mereka menyapa pada Cukong cukong dengan rekening besar? 

Yang saya rasakan sepertinya saya disepelekan,  maaf... seperti tidak dianggap.... Bahkan ketika saya datang untuk menanyakan yang kesekian kalinya mereka menjawab dengan nada datar, sudah saya emailkan...  

Pikir saya...  Hanya diemailkan?  Kenapa tidak ditelphone atau bagaimana caranya tindakan lebih cepat lagi,  apa karena rekening saya dengan nominal sedikit?  Atau karena saya hanya seorang pegawai jadi sepertinya tidak dianggap?, Bagi mereka mungkin tidak merasa membutuhkan tapi bagi saya itu rekening gaji saya,  mestinya mereka tahu saya membutuhkan, tapi rekening saya diperlakukan seperti itu.

Bahkan mereka berjanji untuk memberi kabar saja,  saya tunggu sampai jumat sore kemarin mereka baru memberi kabar melalui Whatsapp, yang pada intinya saya diminta sabar menunggu.

Dan sampai hari ini tadi ketika saya tanyakan jawaban juga masih tetap sama saya diminta sabar menunggu.... Pada inti nya saya diminta sabar menunggu... 

Alasan mereka, masih menunggu jawaban dari si pemblokir rekening saya... ????  Dan ini jawaban dari Customer Service ketika saya menanyakan tetang rekening saya tersebut :

"Sdh kami koordinasikan dgn cabang yg blokir"

" Tetap sy menunggu keputusan dr cabang pemblokir"
"Jd keputusannya ttp nunggu buka blokir d cabang yg dilapori perkara fraud"

Dan bagimana nasib rekening saya... Nasib gaji saya yang ada dalam rekening itu,  dan kemana dan pada siapa saya mesti bertanya lagi.... Entahlah...