Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, dan nonton film unik. Juga nulis di blog: https://dewipuspasari.net; www.keblingerbuku.com; dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"It Chapter 2" Horornya Kurang Mengigit, Unsur Lainnya yang Bikin Menarik

5 September 2019   15:31 Diperbarui: 5 September 2019   15:42 339
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Senang melihat mereka kembali berkumpul | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb

Banyak adegan flashback | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Banyak adegan flashback | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Tiap-tiap pemerannya juga mendapat porsi yang cukup untuk penggalian karakter dan permasalahan masing-masing. Tiap-tiap anggota The Loser punya masa lalu dan persoalan masa kini. Beverly (Jessica Chastain) nasibnya seolah-olah repetisi dari masa kanak-kanaknya. Bill (James McAvoy) yang dulunya gagap menjadi penulis novel yang keras kepala. Kelima temannya juga punya cerita tersendiri. Alhasil penonton diajak bersimpati ke tiap-tiap tokoh, bukan hanya kepada sosok Bill.  

Walaupun genrenya horor, film ini juga punya bumbu komedi. Richie (Bill Hader) masih sama seperti dulu, masih cerewet dan suka ngomong apa adanya. Ia masih suka bertengkar mulut dengan Eddie (James Ransone). Sosok monster 'It' meskipun seram juga kadang-kadang kocak dalam versi satire.

Oh iya seperti kusebutkan di paragraf sebelumnya, jalinan persahabatan masa lalu dan kini inilah yang menjadi kekuatan film ini. Jarang-jarang aku nonton film horor bawaannya malah terharu dan berkaca-kaca ketika menyaksikan sebuah adegan di bagian akhir. Entah kenapa aku jadi terkenang dengan kelompok teman-temanku pada masa kecil dan remaja.

Senang melihat mereka kembali berkumpul | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Senang melihat mereka kembali berkumpul | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
'Ensemble Cast' yang Pas
Melihat para pemeran dewasa klub pecundang aku langsung optimis. Badut Pennywise tetap diperankan oleh Bill Skarsgrd yang memang mampu memberikan sosok kocak, lincah, dan angker. Pemeran klub pecundang saat masih anak-anak juga masih sama. 

Sedangkan untuk versi dewasa ada dua nama kondang, James McAvoy dan Jessica Chastain yang masing-masing beken lewat "Split" dan "Zero Dark Thirty". Sebelumnya James dan Jessica pernah dipertemukan dalam satu film, yaitu "X-Men: Dark Phoenix" sebagai pihak berlawanan.

Wajah dan karakter antara anggota klub masih anak-anak dan ketika dewasa cukup mirip. Richie masih suka melawak, Eddie masih suka kebersihan dan kerapian secara berlebihan,  Beverly masih berambut merah, dan Bill mulai kembali gagap jika ia mulai panik. Hanya Ben yang begitu kontras dan mengejutkan.

Aku suka chemistry antar pemainnya. Ketika melihat mereka reuni dan ketika menyaksikan adegan-adegan lawas mereka, ada jadi memiliki perasaan yang sama ketika menghadiri pertemuan dengan teman-teman masa kecil.

Jessica kembali tampil apik setelah mengecewakan di | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Jessica kembali tampil apik setelah mengecewakan di | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Skoring yang Mendebarkan
Selama menyaksikan film, nuansa ketegangan dan romansa masa lalu terbantu oleh musik skoring yang digarap oleh Benjamin Mark Lasker Wallfisch. Lagu-lagunya membantu suasana makin seram , sebagian lainnya membuat nuansa jadi sendu dan terharu. 

Ada 30 nomor dalam film ini. Di antaranya "Dirty Little Secret", "Memory", "Firefly", "Come Home", "Why Georgie", "Fortune Cookies", "You Knew", "Losers Reunited", dan "Miss Me". Nomor favoritku "Fortune Cookies" yang bikin bergidik, "You Knew" yang dinamis, "Losers Reunited" yang manis, dan "Dirty Little Secret" yang makin horor berkat senandung Pennywise.

Benjamin Wallfisch sebelumnya juga membidani skoring "it". Ia juga komposer dibalik "Hidden Figures" yang membuatnya diganjar nominasi Oscar untuk "best original score".

Siapa sebenarnya Pennywise dan bagaimana memusnahkannya selamanya? | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Siapa sebenarnya Pennywise dan bagaimana memusnahkannya selamanya? | Dokumentasi: Warner Bros Pictures/IMDb
Petunjuk-petunjuk menarik
Film "It Chapter 2" yang disutradarai oleh Andy Muschietti ini memiliki sejumlah hal menarik. Ada film-film beken yang diputar tahun 1989, referensi boyband beken lawas New Kids on The Block, nama jalan yang tak asing, dan juga cameo yang membuatmu tersenyum.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun