Mohon tunggu...
Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Mohon Tunggu... Penulis dan Konsultan TI

Suka baca, dengar musik rock/klasik, & nonton film unik. Juga nulis di https://dewipuspasari.net dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

Musik Artikel Utama

7 Lagu Terbaik "Final Fantasy", Ada Favoritmu?

11 Juli 2019   14:28 Diperbarui: 11 Juli 2019   21:29 0 4 1 Mohon Tunggu...
7 Lagu Terbaik "Final Fantasy", Ada Favoritmu?
Beberapa karakter dalam Final Fantasy bertemu dalam FF Dissidia | Dokumentasi: gametorrahod.com

Sejak kemunculannya kali pertama tahun 1987, gim "Final Fantasy" langsung mencuri perhatian. Kini sudah 15 gim yang dirilis, dengan teranyar adalah "Final Fantasy NT Dissidia" yang menampilkan pertarungan antara jagoan dan musuh dari berbagai franchise FF. Bukan hanya grafis dan ceritanya yang apik dari "Final Fantasy" ini, tembang soundtrack-nya juga berkesan. Banyak yang masih enak didengar hingga sekarang.

Square Enix merilis gim Final Fantasy dan beberapa versi original video animation (OVA) seperti FF VII Advent Children, FF Spirits Within, FF Kingsglaive dan sebagainya. Banyak yang sukses tapi ada pula yang tenggelam, hanya menyisakan tembangnya yang indah. Skoring franchise Final Fantasy dikerjakan oleh Nobuo Oematsu, menggandeng musisi dan penyanyi Jepang juga mancanegara.

Berikut tujuh tembang Final Fantasy pilihanku, dari nomor tujuh hingga yang terbaik.

No 7: Melodies of Life -- Shiratori Emiko (FF IX)
"Final Fantasy IX" bukan favoritku dari sisi tampilan grafisnya. Ceritanya berpusat pada pencuri bernama Zidane Tribal di Gaia. Ia bersama kawan-kawannya tergerak untuk melakukan kudeta karena ratu yang lalim. Tapi ternyata ratu tersebut hanya boneka dari seorang penyihir keji, Kuja.

Cerita FF IX lebih klasik, di mana lebih menonjol kisah fantasinya, ada para kesatria, sihir, dan penduduk yang beragam ras. Selain pertarungan, ada kisah romantis yang terjalin antara Zidane dan Putri Garnet.

Para karakter dalam Final Fantasy IX | Dokumentasi: Storenvy.com
Para karakter dalam Final Fantasy IX | Dokumentasi: Storenvy.com
Lagu ini komposisinya dicipta Nobou Oematsu. Shiratori Emiko terpilih membawakan tembang soundtrack-nya. Ada dua versi, versi Jepang dan versi Inggris. Menurutku lagu versi Jepangnya lebih menyentuh, namun lirik versi Inggris lebih mudah dipahami. Liriknya tentang seseorang yang mengingat kenangan indah akan cinta yang pernah dialaminya.

Alone for a while, I've been searching through the dark
For traces of the love you left inside my lonely heart
To weave by picking up the pieces that remain
Melodies of life, love's lost refrain


No 6: Suteki Da Ne -- Rikki (FF X)

Lagu "Suteki Da Ne" atau "Isn'it Wonderful?" dibawakan indah oleh Rikki. Ia menjadi soundtrack yang berkesan dalam "Final Fantasy X". Vokal yang merdu dalam balutan musik yang indah namun terasa syahdu. Lagu ini mengisahkan hubungan Yuna dan Tidus di negeri yang disebut Spira.

Dalam kisah "Final Fantasy X" ini Yuna adalah seorang "summoner", yakni seseorang yang memiliki kemampuan mengendalikan spirit. Sedangkan Tidus adalah dulunya seorang atlet terkenal sebelum kemudian keduanya sama-sama berjuang. Di akhir kisah keduanya terpisah, tapi Yuna tahu Tidus masih hidup dan akan mencarinya.

Tsuki ga yureru kagami ni
Furueta kokoro
Hoshi ga nagare koboreta
Yawarakai namida

Suteki da ne
Futari te wo tori aruketa nara
Ikitai yo
Kimi no machi ie ude no naka


No 5: "Stand By Me" - Florence + The Machine (FF XV)
Lagu ini awalnya dipopulerkan oleh The Pretenders kemudian sering di-cover. Dalam "Final Fantasy XV" lagu ini menjadi salah satu tembang soundtrack dengan dibawakan oleh Florence+The Machine.

Musiknya digubah dengan di awal menggunakan harpa dan di bagian berikutnya menjadi melankolis dengan gaya dan warna vokal Florence yang khas. Paruh kedua lagu ini yang menurutku berkesan, apalagi jika Kalian pernah menyaksikan film animasinya "Final Fantasy Kingsglaive" yang sempat tayang di CGV dan mengetahui akhir kisah Pangeran Noctis, Putri Lunafreya dan kawan-kawannya dalam akhir video gimnya.

So if you're mad, get mad, don't hold it all inside,
Come on and talk to me now.
Hey there, what you got to hide?
I get angry too, well, I'm alive like you.
When you're standing at the cross roads,
And don't know which path to choose,
Let me come along, 'cause even if you're wrong

I'll stand by you,
I'll stand by you, won't let nobody hurt you,

Pangeran Noctis dan Lunafreya yang terpisahkan di dunia | Dokumentasi: tay.kinja.com
Pangeran Noctis dan Lunafreya yang terpisahkan di dunia | Dokumentasi: tay.kinja.com
Kupikir cerita FF XV ini sederhana tentang Pangeran Noctis dan pengawalnya yang berhasil merebut tahta, lalu menikah dengan tunangannya, Lunafreya. Tapi ternyata tidak sesederhana itu. Ia kehilangan kekasihnya, yang dibunuh lawan. Kawan-kawannya seluruhnya tewas ketika tetap bertahan di sisinya mengalahkan musuh.

Si Pangeran kemudian juga terpaksa mengorbankan dirinya agar mampu mengembalikan. negerinya dari kegelapan. Kisah yang tragis dan ketika mendengar lagu ini aku jadi merasa sedih.

No 4: "My Hands" Leona Lewis (FF XIII)
Nama Leona Lewis mulai terangkat ketika membawakan tembang "Bleeding Love". Selain hits tersebut, ia juga punya tembang yang tak kalah indah,"My Hands" yang masuk dalam tembang soundtrack "Final Fantasy XIII".

Lagu ini merupakan lagu cinta yang sedih, seperti menggambarkan hubungan adik karakter utama, Lightning" yang bernama Serah, dengan kekasihnya, Snow Villiers, yang seorang paramiliter. Ia diculik musuh dan hendak diubah menjadi kristal. Lightning, Snow dan kawan-kawan menyelamatkan dirinya dengan melawan pasukan musuh yang kuat dan begitu banyak. Untunglah keduanya di akhir kisah digambarkan selamat sehingga keduanya masih bisa bergandengan tangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x