Mohon tunggu...
Desy Hani
Desy Hani Mohon Tunggu... Lainnya - Happy reading

Hi, you can call me Desy - The Headliners 2021 - Best in Opinion Kompasiana Awards 2023 - Books Enthusiast - Allahumma Baarik Alaih

Selanjutnya

Tutup

Kurma Artikel Utama

Jangan Menjadi "Shopaholic", Berikut Tips Mengatur Keuangan di Bulan Ramadan

18 April 2021   21:07 Diperbarui: 21 April 2021   19:00 2332
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi diskon (sumber: bacaterus.com)

Tindakan seperti ini dikenal dengan istilah shopaholic. 

Dilansir dari maucash.id bahwa shopaholic merupakan kondisi kejiwaan yang membuat seseorang tergoda untuk terus belanja, meski barang yang dibeli tidak benar-benar dibutuhkan. 

Sama seperti pada kasus di atas, dimana terlalu banyak menuruti keinginan serta hawa nafsunya saja ketika berpuasa.

Dengan cara menerapkan sistem balas dendam seperti membeli seluruh makanan yang diinginkan untuk disantap ketika berbuka puasa. 

Dimana fakta sesungguhnya, volume perut yang bersangkutan tidak mampu menampung semua makanan tersebut.

Sudah terlihat secara jelas bahwa perilaku shopaholic pun bisa hadir di saat seseorang sedang berpuasa, karena tidak mampu menahan diri.

Maka dari itu, agar tidak berperilaku layaknya shopaholic, berikut tips mengatur keuangan ketika Ramadan agar tidak terjerumus menjadi "pemboros", seperti:

1. Memprioritas kebutuhan bukan keinginan

Ilustrasi kebutuhan vs keinginan (sumber: kredidgogo.com)
Ilustrasi kebutuhan vs keinginan (sumber: kredidgogo.com)

Pada dasarnya hal utama yang harus kita penuhi adalah kebutuhan. Tidak jarang, sebagian besar orang tetap memenuhi keinginannya. 

Tidak ada yang salah dengan pemenuhan keinginan, asalkan, kebutuhan penting kita telah terpenuhi dengan sangat baik. Namun keinginan tidak pula harus dipaksa untuk terpenuhi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun