Mohon tunggu...
Dian Kusumawardani
Dian Kusumawardani Mohon Tunggu... Freelancer - Haloo, saya adalah seorang ibu rumah tangga profesional. Bekerja paruh waktu sebagai pengajar Sosiologi dan Sejarah di BKB Nurul Fikri. Juga suka menulis dan sudah menghasilkan 6 buku antologi dan 1 buku solo. Saya juga seorang konselor laktasi dan blogger.

Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Kuliah Jurusan Sosiologi, Mau Jadi Apa?

12 Juni 2019   06:35 Diperbarui: 29 Juni 2021   09:18 3456
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pernah menjadi peneliti | dokpri

Mulai tanggal 10 Juni 2019 kemarin, pendaftaran SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) resmi dibuka. Peserta dapat mendaftar SBMPTN dengan menggunakan hasil nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang telah digelar bulan Mei lalu. Pendaftaran SBMPTN ini akan berlangsung hingga tanggal 24 Juni 2019.

Saat pendaftaran SBMPTN peserta diminta memilih jurusan kuliah yang diminati. Khusus untuk jurusan soshum, tentu Akutansi dan Hubungan Internasional masih menjadi pilihan favorit. Selain itu biasanya yang dipilih adalah jurusan Komunikasi, Psikologi dan Hukum. Makanya jurusan-jurusan tersebut membutuhkan nilai yang sangat tinggi. Peluangnya juga terbatas.

Bagaimana dengan jurusan bidang soshum lainnya? Misalnya Sosiologi. Bagaimana prospek jurusan ini? Mau kerja apa lulusan Sosiologi?

Baca juga: Prospek Kerja Jurusan Kuliah Prodi Akupunktur

Kemunculan Sosiologi

Secara etimologi, sosiologi berasal dari kata socius dan logos. Socius artinya kawan, logos artinya ilmu. Jadi sosiologi adalah ilmu tentang kawan. Atau secara harfiah, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat.

Kemunculan sosiologi dimulai pada  awal abad ke 19. Istilah sosiologi pertama kali dimunculkan pada tahun 1842. Adalah Auguste Comte seorang ilmuwan Perancis yang pertama kali mencetuskannya. Maka Comte pun diangkat sebagai bapak sosiologi.

Sosiologi lahir karena para ilmuwan di Eropa menganggap perlu mempelajari masyarakat secara khusus. Bagaimana kondisi masyarakat akibat perubahan sosial yang terjadi pada waktu itu.

Dengan masyarakat sebagai obyek pembelajaran, maka sosiologi dianggap mampu menjadi jalan keluar menghadapi permasalahan sosial yang ada. Sosiologi memiliki kegunaan untuk :

1. Untuk Pembangunan
Sosiologi berguna untuk memberikan data-data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun penilaian pembangunan.

2. Untuk Penelitian
Tanpa penelitian dan penyelidikan sosiologis tidak akan diperoleh perencanaan sosial yang efektif atau pemecahan masalah-masalah sosial dengan baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun