Mohon tunggu...
Puisi Artikel Utama

Puisi | Karena Pohon Tak Meminta

14 Januari 2018   23:07 Diperbarui: 15 Januari 2018   21:32 1927 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Karena Pohon Tak Meminta
ilustrasi (pixabay)

Kau, nampak bagiku
Sebatas memandang
Berharap menggenggammu
Lamunku terbangun,
Kaupun hilang

Kau, ibarat tetesan air
Jernih, namun tak dapat ku sentuh
Menyejukkan, namun tak mengalir
Kau, hanyalah tetesan air yang jatuh
Pada ranting yang rapuh

Aku bukanlah awan hitam
Yang meminta tetesanmu membasahi
Layunya daun
Akupun bukan petir, yang menemani
Bersama dengan kesejukan tanpa arah

Aku hanyalah pohon
Yang hijau, namun tak berbunga
Yang berakar, namun tumbang
Tanpa kesejukan

Pohon tetaplah pohon
Aku bukan awan hitam
Bukan pula petir yang menemani
Hanya menunggu, air hujan menyejukkan
Hingga tetes demi tetesnya
Membasahi akar, dan, tumbuh daun
Hingga mawarnya

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x