Mohon tunggu...
Deden Hendrayana
Deden Hendrayana Mohon Tunggu...

Belajar Menulis di kompasiana & di my blog http://dedenhendrayana.com/

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Artikel Utama

Ada yang Bohong Lewat SMS atau Chatting? Deteksi Lewat Cara Ini!

3 Juli 2016   08:42 Diperbarui: 4 Juli 2016   08:10 0 9 3 Mohon Tunggu...
Ada yang Bohong Lewat SMS atau Chatting? Deteksi Lewat Cara Ini!
Ilustrasi. Pixabay

Pengetahuan untuk bisa mendeteksi perihal apakah seseorang telah bohong pada Anda sudah banyak sekali yang membahasnya. Cara pertama untuk mendeteksi bohong tidaknya seseorang adalah lewat bahasa tubuh.

Lewat pengamatan bahasa tubuh, Anda bisa melihat ekspresi wajahnya, tulus tidak senyumnya atau bagaimana mikro ekspresi orang tersebut yang bisa ditangkap sebagai tanda awal kebohongan.

Dari pengamatan bahasa tubuh, Anda bisa tahu bagaimana gerak mata dan posisi anggota badan tertentu yang juga bisa ditangkap sebagai pertanda kebohongan. Perihal bagaimana mendeteksi kebohongan lewat bahasa tubuh secara sederhana sudah pernah kita bahas dalam artikel lalu disini.

Selanjutnya selain dari bahasa tubuh, Anda juga bisa mengetahui berbohong tidaknya seseorang itu dari struktur kalimat atau kata-kata yang dia ucapkannya. Yah, dalam hal ini Anda mengandalkan pendengaran dan perasaan Anda sekaligus.

Lewat mendengar Anda bisa tahu apakah dia bicara dengan emosi yang berlebihan. Lewat mendengar Anda bisa tahu apakah ada intonasi naik turun dari nada suaranya.

Lewat mendengar juga Anda bisa tahu lembut kerasnya suara yang terucap setiap dia menjawab pertanyaan Anda. Perihal bagaimana mendeteksi kebohongan lewat struktur kata-kata dan kalimat yang diucapkan juga sudah pernah dibahas dalam artikel lalu disini.

Lalu, kalau Anda sedang berbicara lewat sms, whatsapp, BBM dan media chatting lainnya bagaimana Anda bisa mengetahui berbohong tidaknya seseorang? Saat sms-an atau saat chatting, Anda tidak dapat melihat ekspresi wajah, gerakan tubuh serta isyarat mata teman bicara Anda.

Anda hanya akan melihat kata-kata yang tertulis. Tidak ada bahasa tubuh atau intonasi kata yang bisa Anda lihat dan dengar seperti halnya bicara lewat langsung face to face.

Bagaimana Mendeteksi Bohong Di SMS dan Chatting?

#Riset perihal Pertanda Bohong saat SMS atau Chatting

Pak Tom Meservy dari Brigham Young University di Utah sudah pernah melakukan suatu riset untuk menjawab pertanyaan perihal bohong saat sms atau chatting. Riset ini mencoba mencari petunjuk apa kiranya yang bisa digunakan sebagai pertanda paling umum untuk mengetahui seseorang berbohong saat sms atau chatting?

Dr Tom menggunakan para mahasiswa sebagai respondennya dalam risetnya dan mereka diminta untuk bercakap-cakap dengan komputer, serta diminta untuk menjawab 30 pertanyaan secara online.

Dari hasil percobaan tersebut beberapa petunjuk umum yang bisa Anda gunakan untuk mengindikasikan berbohong tidaknya seseorang saat sms atau chatting adalah:

  1. Lamanya waktu untuk merespon,
  2. Banyak editan,
  3. Munculnya jawaban-jawaban singkat.

Lebih lanjut berdasarkan eksperimen Dr.Tom, Anda harus mengetahui bahwa mereka yang berbohong menghabiskan waktu 10 persen lebih lama untuk mengetik dan mengedit dibandingkan mereka yang jujur dalam memberikan jawaban.

Sangat menarik hasil eksperimen tersebut, meskipun tidak serta merta jeda waktu lama untuk merespon menjadi 100% penentu bahwa si dia lagi berbohong. Hal tersebut pun diakui oleh Pak Tom yang bahwa hasil riset mereka butuh data dan pendalaman riset lebih jauh. Namun, hasil eksperimen Pak Tom paling tidak bisa memberikan deteksi dini terhadap bohong lewat sms atau chatting.

Perhatikan jeda waktu saat terjadi komunikasi yang intens waktu Anda sms atau chatting. Hitung-hitung buat kewaspadaan tanpa harus langsung menuduh dia berbohong. Anda pun bisa membaca detail pembahasan perihal riset Dr. Tom itu disini.

#Beberapa Tips Lainnya untuk Deteksi Bohong Di SMS atau Chatting

Dari berbagai sumber dan pembahasan, Ada beberapa tanda lain yang juga bisa Anda gunakan untuk mengetahui seseorang berbohong atau tidak saat sedang sms atau chatting, misalkan:

1. Tiba-tiba dia mengubah topik bicara, alias “nga nyambung”

“… emang Kamu lagi dimana? Udah jalan pulang?.”

“Di jalan. Sudah kamu istirahat saja. Kamu pasti ngantuk. Seharian kerja pasti cape.”

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3