Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Penyuka Sepak Bola. Segala tulisan selalu tak luput dari kesalahan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Pentingnya Kesehatan Mata untuk Berkendara

20 November 2021   00:45 Diperbarui: 20 November 2021   17:42 560
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi orang berkacamata yang akhirnya pensiun menjadi pengendara demi keselamatan. Sumber: via Pexels.com/Andrea Piacquadio

Sebagai orang yang sudah tidak bermata normal, mengetahui kabar Marc Marquez terkena diplopia alias penglihatan ganda, saya turut merasa sedih. Padahal, saya melihat Marc Marquez sudah semakin kuat dan sepertinya akan siap untuk kembali menjadi calon juara dunia MotoGP musim 2022.

Hanya saja, waktu yang berjalan ke depan penuh misteri. Itu yang membuat saya pun tidak menyangka bahwa Marquez kembali mengalami cedera dan harus absen di dua balapan terakhir musim 2021.

Jika berkaca pada musim 2011, ketika Marquez pernah mengalami kejadian serupa, dia harus menjalani pemulihan selama lima bulan. Keberhasilan Marquez pulih membuat rencana buruk pensiun dini tidak terjadi.

Marc Marquez pernah mengalami diplopia sebelum tampil di MotoGP. Sumber: AFP/Jose Jordan/via Kompas.com
Marc Marquez pernah mengalami diplopia sebelum tampil di MotoGP. Sumber: AFP/Jose Jordan/via Kompas.com

Berdasarkan pengalaman itulah, Marquez masih diprediksi dapat kembali membalap. Tetapi, kemungkinan rentang waktu pulihnya yang berbeda.

Secara logika kesehatan sederhana berdasarkan faktor umur, pemulihan cedera yang dialami tubuh kita cenderung akan makin melambat seiring bertambahnya usia. Kemungkinan hal itu juga terjadi dalam proses pemulihan pada penglihatan ganda yang dialami Marquez.

Namun, itu juga bergantung pada program rehabilitasi yang dijalani Marquez. Bisa saja, faktor usia memungkinkan Marquez untuk jauh lebih bijaksana, dapat membuat dirinya betul-betul patuh dengan program pemulihan tersebut.

Itu juga bisa didorong oleh pengalamannya saat cedera bahu atau lengan kanannya beberapa waktu lalu. Saat itu, ada dugaan bahwa Marquez melakukan kesalahan atau kecerobohan di masa pemulihan, sehingga plat yang dipasang di lengannya rusak dan harus menjalani operasi lagi.

Akibatnya, proses pemulihan menjadi molor dari estimasi sebelumnya. Marquez tentu berharap kejadian serupa tak terulang lagi. Maka, dia bisa saja pulih lebih cepat, atau minimal menyamai rentang waktu pemulihan pada 2011 lalu.

Meskipun, saya bukan penggemar Marquez, saya tetap berharap Marquez bisa kembali pulih. Karena, seperti yang pernah Matteo Guerinoni bilang, bahwa Marc Marquez adalah pembalap yang punya kualitas di atas rata-rata pembalap hebat yang sudah ada di MotoGP, saat ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun