Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Pengamat Sosial

Penyuka Sepakbola, Penulis Biasa nan Sederhana (PBS), dan berharap selalu dapat menginspirasi dan terinspirasi. Cinta Indonesia. Segala tulisan selalu tak luput dari kekhilafan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com Iseng-iseng unggah video di https://m.youtube.com/channel/UCmc1Ubhzu3PPCG3XXqcGExg

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Shakhtar Donetsk dan Sevilla Siap Gagalkan Final Ideal di Liga Europa 2020

12 Agustus 2020   07:10 Diperbarui: 15 Agustus 2020   15:37 301 26 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Shakhtar Donetsk dan Sevilla Siap Gagalkan Final Ideal di Liga Europa 2020
Shakhtar Donetsk dan Sevilla susul Internazionale dan Man. United ke semifinal Liga Europa 2019/20. Gambar: diolah dari Twitter/EuropaLeague

Seandainya di kompetisi Liga Europa musim ini tak ada nama besar seperti Manchester United dan Inter Milan, maka sudah pasti Shakhtar dan Sevilla akan dianggap ideal melaju sampai final. Bahkan, secara historis Sevilla patut dijagokan untuk melaju ke final hingga juara.

Pencapaian hattrick juara sejak final 2013-2015 bersama pelatih Unai Emery dan masih ada Ivan Rakitic patut dijadikan pelecut bagi skuad Julen Lopetegui untuk kembali membawa pulang trofi tersebut. Namun, tantangan mereka tak mudah.

Ever Banega dkk. harus berhadapan dengan Manchester United. Klub yang sedang berada di tren bagus, khususnya ketika mereka berhasil dinaungi keberuntungan.

Artinya, untuk mengalahkan Manchester United, Sevilla harus merebut keberuntungan itu dari tangan skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Sevilla harus menginiasi peluang sebaik mungkin agar keberuntungan itu tercipta untuk mereka.

Hal ini seperti yang telah dilakukan klub asal Andalusia itu ketika melawan Wolverhampton Wanderers di perempatfinal (12/8). Laga yang berlangsung di MSV-Arena ini menggambarkan keinginan tinggi Sevilla untuk memperoleh kemenangan.

Di babak pertama saja, mereka telah mengemas sekitar 70% penguasaan bola dan terjaga di babak kedua. Segala usaha pun telah dilakukan Sevilla. Dari skema bola hidup yang artinya menembus barikade pertahanan kuat Wolves, lalu crossing, sepak pojok, hingga freekick.

Statistik laga Wolves vs Sevilla (12/8). Gambar: Google/LigaEropa
Statistik laga Wolves vs Sevilla (12/8). Gambar: Google/LigaEropa
Semua cara dilakukan oleh Sevilla untuk mencari keberuntungan, dan akhirnya segala upaya itu terbayarkan setelah crossing Ever Banega menemui kepala rekan senegaranya, Lucas Ocampos. Gol pun tercipta, dan Sevilla sukses mengungguli Wolves dengan skor 0-1.

Empat menit tambahan waktu tidak mampu dimanfaatkan oleh skuad Nuno Espirito Santo untuk mencari gol penyama kedudukan, karena Sevilla tetap menerapkan tekanan ke pertahanan yang dikawal Boly dkk. Sevilla pun menang dan lolos ke semifinal untuk berjumpa dengan wakil Inggris lagi, Manchester United.

Jika melihat pertandingan ini, sebenarnya Manchester United patut waspada. Bisa saja mereka juga akan menerima tekanan bertubi-tubi seperti yang dialami Wolves.

Namun, seperti yang diungkap oleh komentator pertandingan Wolves-Sevilla, Binder Singh, Man. United diprediksi tak akan pasif seperti Wolves. Mereka pasti juga akan keluar menyerang dan meladeni permainan Sevilla.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN