Mohon tunggu...
Dani Ramdani
Dani Ramdani Mohon Tunggu... Lainnya - Ordinary people

Homo sapiens. Nulis yang receh-receh. Surel : daniramdani126@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Kesalahan dalam Memahami Turnamen Pramusim di Indonesia

26 April 2021   12:21 Diperbarui: 26 April 2021   19:52 264
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Persija berhasil menjuari Piala Menpora setelah unggul agregat 4-1 atas Persib di Stadion Manahan Solo. (KOMPAS.com/Suci Rahayu)

Karena laga ditentukan dalam satu laga itu saja. Kedua tim pastinya akan bermain ngotot tidak peduli harus bermain dengan 10 pemain atau tidak. 

Hal tersebut sudah dibuktikan dengan laga perebutan tempat kegita yang digelar satu laga kemarin. Karena digelar satu laga dan ditentukan saat itu juga permainan menjadi seru. 

PSS Sleman yang harus bermain dengan 10 pemain justru berhasil keluar menjadi pemenang atas PSM Makassar dengan skor 2-1. Kejadian itu tidak terulang di parari final. 

Kesalahan memahami turnamen pramusim

Masih banyak penikmat sepakbola kita menganggap turnamen pramusim itu maha penting. Contoh yang paling nyata adalah imbas dari laga final kemarin. 

Oknum bobotoh pendukung Persib justru membuat kerusuhan, mereka kecewa karena Persib tidak tampil sebagai juara. Mirisnya korban dari kerusuhan tersebut adalah saudara Aqil Savik yang berposisi sebagai kiper untuk Persib. 

Diketahui dalam unggahan instastorynya, kakak perempuan Aqil tengah menyetir sendiri, kemudian mobil tersebut digeruduk oleh oknum bobotoh, hal tersebut karena mobil tersebut berplat B. 

Selain itu, oknum bobotoh menyerbu graha Persib yang berada di Jalan Sulanjana Bandung. Mereka melempari graha dengan batu dan suar. 

Sungguh tindakan yang tidak dewasa. Kesalahan memahami turnamen ini yang menyebabkan itu semua. Ini hanya pemanasan kawan, laga sesungguhnya adalah liga. 

Supporter terkadang menuntut para pemain untuk bermain maksimal. Padahal seperti yang sudah disinggung di atas, seharusnya kita harus maphum mengapa mereka bermain tidak maksimal. 

Jadwal padat dan tuntutan supporter maupun manajemen untuk bermain maksimal memberikan tekanan pada pemain. Hal tersebut wajar, supporter maupun manajemen memberikan target seperti itu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun