Mohon tunggu...
Mohamad DanielReza
Mohamad DanielReza Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa IAIN Jember

Jadilah Orang Yang Berguna

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kalimantan dan Amazon

10 Oktober 2019   23:32 Diperbarui: 10 Oktober 2019   23:39 39 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Kalimantan atau juga disebut Borneo pada zaman kolonial, adalah pulau terbesar ketiga didunia yang terletak disebelah utara pulau jawa dan disebelah barat pulau Sulawesi. Kalimantan juga disebut sebagai paru-paru dunia, karena hutan Kalimantan menyediakan udara sejuk bagi dunia.

Sedangkan Amazon adalah hutan hujan tropis di Amazon, Amerika Selatan. Amazon juga termasuk hutan tropis paling luas didunia, Amazon juga disebut paru-paru dunia karena menghasilkan 30% dari seluruh oksigen di Bumi.

Namun, hutan sekaligus paru-paru dunia kita saat ini sedang mengalami kejadian yang tidak kita inginkan karena terbakar, di Kalimantan sendiri mencapai 387.722 hektare, tersebut kembali memicu bencana asap di banyak daerah, entah apa penyebab kebakaran ini sampai-sampai petugas sangat sulit untuk mengatasi musibah tersebut, ada beberapa kemungkinan penyebab hutan tersebut terbakar karena memang akibat dari alam ataupun panas yang sekarang sedang melanda bisa juga akibat ulah tangan-tangan jail manusia, dan bisa juga karena pembukaan lahan dengan cara yang mudah dan murah dengan pembukaan lahan. 

Sangat disayangkan jika kebakaran ini akibat ulah jail tangan manusia karena sangat merugikan banyaknya pihak terutama masyarakat yang ada disekitar daerah Kalimantan.

Sangat jelas dampak dari kebakaran hutan Kalimantan tersebut, terutama warga yang sangat dirugikan karena tidak bisa beraktivitas seperti biasa, mereka seperti terkurung dirumah hingga berhari-hari, bahkan mereka merasakan hidung tersumbat, pusing, mata perih itu lah yang mereka alami setiap harinya.

Hal yang hampir sama juga terjadi di hutan Amazon, dimana Amazon merupakan salah satu hutan terbesar di dunia, dan Amazon merupakan penyuplay oksigen terbesar, namun akhir-akhir ini hutan Amazon sedang mengalami penurunan dalam menyuplay oksigen pada bumi dikarenakan kebakaran, dimana pada tahun ini lebih besar 60% dari pada tiga tahun terakhir, banyak pendapat yang mengungkapkan penyebab terjadinya kebakaran di hutan Amazon, antara lain yaitu akibat dari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, bisa juga akibat sengketa lahan dimana saling memperebutkan lahan bukan untuk memproduksi.

            Dampaknya berkurangnya suplay oksigen dari hutan Amazon, Negara lain ikut merasakan dampak dari kebakaran hutan Amazon tersebut sehingga pernafasan masyarakat terganggu.

            Tidak tahu kenapa setiap tahun kebakaran dihutan Kalimantan maupun Amazon meningkat, harapanya semoga bisa cepat teratasi, cepat menemukan jalan keluar sehingga mengurangi bencana seperti ini ataupun menanggulangi agar tidak terjadi lagi bencana seperti ini.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan