Mohon tunggu...
Danan Wahyu Sumirat
Danan Wahyu Sumirat Mohon Tunggu... Travel Blogger, Content Creator and Youtuber

Blogger multitalenta yang tidak hanya menulis tapi juga piawai fotografi dan videografi. Karya tulis dan foto terbit inflight magazine dan majalah wisata. Aktif di komunitas video jurnalis warga dan videonya kerap tayang di televisi nasional. Sejak virus COVID-19 mewabah rajin membuat video kuliner. Bio lengkap di https://dananwahyu.com/about/

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Tolak Angin Senjata Rahasia Tidur di Bus

26 Juli 2018   21:13 Diperbarui: 26 Juli 2018   21:35 641 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tolak Angin Senjata Rahasia Tidur di Bus
Ini lho senjata rahasia kami 5 hari tidur di atas bus

Bermodalkan tiket pesawat Kuala Lumpur-Yangon PP seharga 820 ribu rupiah saya dan beberapa rekan berencana traveling ke Myanmar. Karena kami tinggal di Batam maka untuk sampai ke Kuala Lumpur menggunakan kapal feri dan bis malam.

Usai pulang kantor sekitar pukul lima sore kami langsung bergegas menuju pelabuhan Internasional Batam Center untuk mengejar kapal  terkahir ke Johor Bahru Malaysia. Sesampai di Johor kami melanjutkan perjalanan dengan bus malam ke Terminal Bersepadu Selatan lalu dilanjutkan dengan busa ke (Kuala Lumpur Internasional Airport) KLIA 2.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi

Rencananya  tepat puklul 06:00 pagi kami terbang ke Yangon dengan pesawat pertama tapi apa boleh dikata karena keasikan minum kopi di kafe, kami berempat ketinggalan pesawat. Dan harus membeli tiket sore ke Yangon agar itinerary yang sudah dibuat tidak berantakan karena hotel untuk malam ini dan bus malam ke Inle Lake untuk besok sore sudah dipesan.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Selama di Myanmar 6 hari kami hanya tidur di hotel tiga malam karena pola perjalanan kami satu malam tidur  di hotel lalu malam berikutnya menuju kota berikutnya dengan bus malam. Lalu ketika pulang ke aBatam dari KLIA2 kami kembali menumpang bis malam ke Johor,  lalu pagi-pagi menyebrang dengan kapal feri pertama. Jadi kalau dihitung-hitung dari total perjalanan 8 hari, 5 hari  tidur di bus.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Gaya perjalanan ini memang hemat uang  dan waktu tapi membutuhkan stamina yang prima. Ancaman masuk angin yang berujung dengan demam , muntah-muntah dan  sakit perut bisa terjadi kapan saja. Belum lagi mabuk perjalanan dan kelelahan karena tidur di atas bus minimal 8 jam. Beruntung sebelum berangkat kami membeli banyak jamu sachet  Tolak Angin. Ketika akan   naik bis malam kami makan dulu yang banyak lalu minum satu saset Tolak Angin sebelum tidur.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Nah kalau sudah begini tidur di sleeping bus jadi pulas dan keesokan pagi ketika sampai kota berikutnya  badan terasa segar dan siap jalan-jalan.  Agar  tidur nyaman dan barang bawaan nyaman sebelum tidur kami menyimpan barang berharga di saku jaket yang dikenakan lalu membungkus badan dengan selimut atau kain sarung.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Selain berfungsi sebagai penolak masuk angin ternyata jamu cair Tolak  Angin memiliki banyak fungsi,  seperti menyembuhkan diare, menyembuhkan batuk, mengatasi kelelahan tubuh,  menambah nafsu makan, menyembuhkan gangguan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Kira-kira apa sih bahan-bahan herbal yang terkandung di dalam satu saset  jamu Tolak Angin sampai sedasyat ini khasiatnya.

1. Ektsrak Beras

Jalan-jalan tanpa wisata kuliner itu rasanya tidak lengkap tapi jajan sembarangan berpeluang terserang  diare. Tenang Sis, kandungan ekstrak beras (oryza sativa)  di Tolak Angin berfungsi seperti karbon aktif mampu menyerap semua racun yang ada di dalam usus. Jadi ketika  terkena diare maka racun diserap oleh ekstrak beras, efeknya semua cairan dan lendir di dalam usus akan berhenti sehingga feses di usur besar mengeras dan perut akan terasa lega.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN