Mohon tunggu...
Damayanti umi
Damayanti umi Mohon Tunggu... -

Baru merasakan senangnya menulis, ingin menulis apa yang ada disekitar dengan hayalan dan kenyataan ,untuk mewujudkan suatu mimpi yang tak pernah terwujud.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Dari Cungkring menjadi Gembul

20 Februari 2010   17:34 Diperbarui: 26 Juni 2015   17:49 1119
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Dulu berat badanku 38 kg..

Orang bilang aku si ceking gk bisa gemuk - gemuk, sampe kalo pake baju You can see my ketek, malu banget kayak tengkorak jalan.minder der der.

Kalo ketemu Anjing ketakutan , takut disangka tulang  iga lagi jalan.

Tiap hari pikiranku tak lebih bagaimana  ngegemukin ini badan biar gk ganggu pemandangan.

Semua dimakan , hajar aja tuh makanan sapa takut, tiada hari tanpa usaha , kata orang makan malam biar gemuk , oke tak lakonin.

Waktu kuliah thn pertama Alhamdulillah berat badan naik jadi 43 kg tinggi badan 153cm, termasuk orang mungil dibandingkan Luna Maya kali ya.,

Padahal temanku rata-rata berat badannya 50 kg. Kalau sudah 43 kg masih batas amanlah gak terlalu kurus gak terlalu gemuk sedang- sedang sajaaaaaaa.

Kata temanku enak tuh badan gak naik lagi beratnya gak ada beban, lah kalo kita? makan sedikit aja langsung gembul Yan.......oh ya? kata ku sambil mikir- mikir.

Enak dong, padahal dalam hati kepingin gemuk dikit lagi ah, biar pede lagi kelihatannya Atletis.

Seperti Yayuk Basuki   karena sehat dan Atletis jadi menarik kan? Menariklah wong hidungnya kayak aku persis, Indonesia asli .Mancung kedalam.

Yah  kayak teman teman yg lain 50 kg .Oke aku harus lebih giat jalan pagi terus diimbangi  makan   4 sehat minus susu , heran dari kecil aku gak suka susu, ditambah baca buku katanya orang yang golongan darah O tidak cocok  minum susu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun