Mohon tunggu...
Daffa Imam
Daffa Imam Mohon Tunggu... Mahasiswa - Baca-Nulis-Tidur-Repeat

Rakyat biasa yang coba kritis, sedikit narsis, berkumis.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Emang Paling Benar Skincare Itu Cocoknya Buat Perempuan, Bukan Buat Laki-laki

29 Agustus 2021   18:30 Diperbarui: 30 Agustus 2021   08:13 261
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Kenapa kalo perempuan pake skincare terlihat normal sedangkan laki-laki pake skincare terlihat agak geli gitu, ya?" 

Pertanyaan ini terlintas secara random ketika saya nonton salah satu video YouTube-nya Alshad Ahmad. Papa Eshan dan Jinora ini di sela-sela videonya nunjukkin kalau dia lagi pake skincare merk MS Glow For Men, punya mas Gilang atau lebih dikenal dengan @juragan_99. Alshad cerita kalau tiap pagi dan malam doi rajin pake skincare MS Glow For Men itu. Kata dia, muka jadi makin seger.

Shad, kalo mau seger, gak usah pake skincare. Telanjang dada di Lembang jam 5 pagi juga udah bikin seger.

Selain Alshad, beberapa kali juga saya lihat Akbar Rais, seorang drifter nasional, pake skincarenya mas Gilang ini. Dan persamaan di antara keduanya: laki-laki. Dan skincarenya memang khusus laki-laki. Kalo skincarenya khusus buat perempuan, mungkin namanya MS Glow For Woman.

Menurut saya, skincare buat laki-laki itu gak ngaruh-ngaruh banget. Serius. Setidaknya ada tiga alasan yang mendukung argumen saya.

Pertama, budaya patriarki. Tak bisa dipungkiri, di negara ini budaya patriarki masih begitu kental. Patriarki sejak lama telah berhasil mengunggulkan perempuan dan mendiskreditkan perempuan. Perempuan dipandang sebagai entitas yang harus anggun, cantik, dan mengerjakan urusan rumah. 

Sementara laki-laki dipandang maskulin, berwibawa, dan pekerja keras. Budaya ini secara tidak mengindetikkan laki-laki sebagai orang yang terbiasa bekerja keras, penuh keringat, dan acuh terhadap perawatan. 

Ini yang menjadi alasan kenapa laki-laki di luar sana ogah buat pake skincare karena, ya, laki-laki secara alamiah begitu penampilannya. Mukanya agak burik, kasar, penuh keringat. Jadi agak kurang cocok kalo pengen muka glowing tapi kerjanya jadi mandor proyek.

Kedua, ekonomi. Laki-laki itu beda dengan perempuan. Perempuan lebih suka di rumah, main ke mol, atau ngopi-ngopi cantik di Starbucks. Sedangkan laki-laki lebih suka nongkrong di warung, turing, main di bengkel. Dari kebiasaan itu bisa dilihat bahwa laki-laki pasti lebih banyak ngabisin uang buat keperluan sehari-hari. 

Modif Aerox biar jadi Ngabers sejati, contohnya. Sedangkan perempuan---yang jomblo---lebih bisa menghemat uang karena gak bakal ada yang ngajak malmingan dan uangnya bisa ditabung buat beli skincare.

Paling kalo ada yang ngajak malmingan juga cowoknya lagi yang ngeluarin uang~

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun