Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Lagu "Sepohon Kayu", Mengingatkan Kita agar Tidak Meninggalkan Salat

22 April 2021   11:05 Diperbarui: 22 April 2021   11:18 14881
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kami sembahyang limalah waktu...

Siang dan malam sudahlah tentu...

Hidup di kubur yatim piatu...

Tinggalah seorang dipukul dipalu.

Salat wajib lima waktu itu wajib dikerjakan seluruhnya, tidak pilih-pilih, hanya salat magrib saja, atau subuh saja, atau ashar saja, atau isya saja, atau malah dzuhur saja. Salat wajib lainnya diabaikan. Atau mengerjakan salat subuh, salat dzuhur, salat ashar, salat magrib, tapi tidak mengerjakan salat isya karena keburu ngantuk.

Saya pernah mendengarkan tausyiah dari salah satu ustadz di Batam, Kepulauan Riau. Kata beliau, kalau mau berkomunikasi secara optimal dengan Allah, harus mengerjakan seluruh salat fardu. Tidak ada yang terlewat.

Salat itu seperti kita sedang menelepon. Nomor telepon harus dipencet seluruhnya, kan? Tidak boleh ada yang terlewat, tidak boleh ada yang salah nomor. Kalau tidak, tidak akan terhubung, kalaupun terhubung bisa salah sambung. Nah, begitu juga saat berkomunikasi dengan Allah. Seluruh salat fardu harus dikerjakan.

Dipukul dipalu sehari-hari...

Barulah ia sadarkan diri...

Hidup di dunia tiada berarti...

Akhirat di sana sangatlah rugi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun