Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Just a survivor

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Legenda 8 Kolam Oshino Hakkai di Negara Jepang Modern

12 Februari 2020   09:42 Diperbarui: 14 Februari 2020   02:33 580 2 0 Mohon Tunggu...
Legenda 8 Kolam Oshino Hakkai di Negara Jepang Modern
Dokumentasi pribadi | Kolam Waku-Ike, kolam terbesar dengan berbagai ikan-ikan Jepang, dalam air yang sangat jernih

Aku sungguh penarasan, mengapa ada 8 buah kolam, dan ini adalah kolam yang pastinya punya sejarah.

Menurut Wikipedia, kolam adalah adalah perairan di daratan yang lebih kecil ukurannya daripada danau. Kolam terbentuk secara alami atau dapat dibuat manusia.

Batasan pasti yang membedakan danau dan kolam tidak pernah tuntas. Selain ada yang memberi kriteria berdasarkan luas, ada pula yang memberi kriteria berdasarkan kemampuan tembus cahaya ke dasar terdalam atau berdasarkan kealamiannya.

Masih menurut Wikipedia, dilihat dari sisi ekologi, kolam dapat membentuk suatu ekosistem tersendiri, yang berbeda dari danau.

Jadi, mengapa harus ada 8 buah kolam? 

Lalu aku coba menelusuri sejarah tentang 8 buah kolam di Oshino Hakkai, Narusawa Village ini.

***
Namanya adalah Kota Oshino. Menurut sejarah dari referensi yang aku baca, kota Oshino merupakan sebuah danau, tetapi selama ratusan tahun lalu danau itu mengering dan berubah menjadi sebuah desa, dengan 8 kolam mata air, disebut Hakkai.

Sehingga, kota Oshino menjadi Oshino Hakkai, yaitu sebuah kota dengan 8 kolam mata airnya.

Mata air itu menerima air dari salju yang mencair di puncak Gunung Fuji yang mengarah ke reservoir bawah tanah yang menghasilkan mata air super jernih. Karena kaitannya langsung dengan Gunung Fuji, kolam-kolam tersebut demikian sakral dan menjadi tempat yang penting bagi warga lokal, Penyembah Gunung Fuji.

Kota Oshino sendiri adalah sebuah situs yang digunakan para peziarah untuk memurnikan tubuh mereka sebagai ritual simbol kematian dan kelahiran kembali sebelum naik ke atas.

Masing-masing dari 8 kolam juga terkait dengan cerita rakyat Eight Great Dragon Kings. Sebagai dewa air dan utusan Gunung Fuji, setiap raja naga diabadikan di setiap kolam sebagai dewa.

Menurut beberapa tulisan di setiap titik pemberhentian di area Oshino Hakkai itu, kolam-kolam tersebut kedalamannya sampai 8 meter. Kita bisa melihat di beberapa kolam yang dirawat dengan baik, dasar kolam dengan pantulan biru serta berbagai jenis ikan-ikan berenang-renang di sekitarnya.

Ada juga beberapa kolam yang benar-benar dipertahankan sesuai dengan aslinya, tanpa di upgrade sebagai kolam wisata, seperti kolam pertama dan kedua yang cukup besar dan di-upgrade sebagai titik wisata.

Kami sempat berkeliling di Oshino Hakkai, melalui 8 buah kolamnya. Tetapi karena keterbatasan waktu dan awan mendung yang bergelayut semakin berat, kami melewatkan 2 kolam untuk berfoto karena posisinya susah untukku untuk datang ke sana.

Kolam Waku-Ike
Tempat itu adalah situs pemotretan terkenal untuk setiap musim. Kolam yang terbesar dan di-upgrade sebagai titik wisata utama di sana. Setiap kolam diberi nama berdasarkan sifat-sifat kolam yang berbeda.

Waku-Ike adalah kolam yang menyapa kita di pusat desa dan mencerminkan pemandangan yang selalu berubah di permukaannya saat kita berjalan. Riak-riak air karena banyak ikan-ikan berenang, itulah yang membuat kolam ini selalu berubah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x