Mohon tunggu...
M Chozin Amirullah
M Chozin Amirullah Mohon Tunggu... Relawan - Blogger partikelir

Antusias pada perubahan sosial, aktif dalam gerakan mewujudkannya. Menghargai budaya sebagai bunga terindah peradaban. Memandang politik bukan sebagai tujuan namun jalan mewujudkan keadilan sosial. Tak rutin menulis namun menjadikannya sebagai olah spiritual dan katarsis. Selalu terpesona dengan keindahan yang berasal dari dalam. Ketua Gerakan Turuntangan, Mengajak anak muda jangan hanya urun angan tetapi lebih bauk turun tangan. Kenal lebih lanjut di instagram: chozin.id | facebook: fb.com/chozin.id | twitter: chozin_id | Web: www.chozin.id

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Gapura Chinatown Penanda Persatuan di Atas Keberagaman

4 Juli 2022   06:00 Diperbarui: 4 Juli 2022   13:54 158 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.

Gapura Chinatown Jakarta yang berada di kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Kamis, 30/6). 

Secara simbolis, peresmiannya ditandai dengan menarik tirai yang menutupi gapura. Peresmian Gapura Chinatown Jakarta ini dihadiri oleh Pembina Perhimpunan INTI, Bambang Sunarko, Ketum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto beserta jajaran, Tokoh INTI, Jusuf Hamka, Anggota DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino dan Jupiter. 

Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, serta Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko beserta jajaran.

"Peresmian ini menjadi pengingat kita bersama bahwa keberagaman yang ada di sekitar kita adalah karunia dari Yang Maha Kuasa, sedangkan persatuan adalah ikhtiar kita bersama. Hal ini harus kita rawat bersama-sama. Harapannya, gapura ini bisa menjadi penanda bahwa Kota ini penuh dengan sejarah, serta kesetaraan akan hadir untuk semuanya," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Gubernur Anies menjelaskan, rancangan Gapura Chinatown Jakarta ini mengetengahkan konsep bangunan yang bertekstur dari unsur batu (berwarna abu-abu), coklat genteng, serta unsur warna hijau perpaduan budaya Betawi, dengan tulisan berwarna coklat kayu. Gapura ini juga unik, karena tidak ada unsur warna merah atau kuning seperti gapura-gapura kawasan Pecinan pada umumnya.

Hal ini menjadi salah satu pembeda utama Gapura Chinatown Jakarta dengan gapura-gapura pada umumnya. Sebab, pada gapura itu tampak ukiran naga dan unsur awan yang dominan pada gapura, melambangkan kemakmuran dan perlindungan dari Sang Maha Pencipta.

Tentu kehadiran gapura ini tidak terlepas dari kerja-kerja kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), serta pihak-pihak terkait lainnya. Sebab, tanpa kolaborasi Jakarta akan terasa berat untuk menjadi kawasan yang menghadirkan kesetaraan.

Dokpri
Dokpri

Bagi saya, Gapura Chinatown Jakarta yang berada di kawasan Glodok Pancoran, Tamansari, Jakarta Barat bukanlah sekadar sebuah tempat atawa gerbang masuk ke kawasan pecinan semata. 

Namun, lebih dari itu, bangunan yang pernah ada pada abad ke-18, diruntuhkan oleh kolonial Jepang pada 1938  dan baru saja diresmikan tersebut merupakan ikon baru bagi kota Jakarta, serta menjadi semacam salah satu museum kehidupan.

Tersebab gapura bercorak naga ini menjadi petanda, penanda sekaligus pengingat bahwa keberagaman merupakan rahmat serta karunia dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan persatuan yang kita miliki ini merupakan ikhtiar bersama yang harus dirawat secara bersama-sama, tanpa terkecuali. Selain itu, gapura ini juga menjadi penanda hidup bersama, saling menghormati dan menghargai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan