Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Freelancer - charlesemanueldm@gmail.com

Verba volant, scripta manent!

Selanjutnya

Tutup

Raket Artikel Utama

Dari Yogyakarta hingga Vietnam Open: Gelar BWF World Tour Pertama Dejan/Gloria dan Modal Ester Nurumi ke Panggung Dunia

3 Oktober 2022   07:25 Diperbarui: 4 Oktober 2022   14:00 467
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hasil final Indonesia International Challenge 2022: tournamentsoftware.com

Dejan/Gloria menunjukkan keunggulan pengalaman atas pasangan muda yang diunggulkan di tempat pertama. Seperti kita tahu, Gloria yang berpasangan dengan Hafiz Faizal merupakan pentolan pelatnas utama PBSI yang belum lama ini terdepak.

Pekan lalu Dejan/Gloria juara di Yogyakarta, sepekan kemudian berjaya di Vietnam Open 2022| Sumber: pbsi.com via kompas.com
Pekan lalu Dejan/Gloria juara di Yogyakarta, sepekan kemudian berjaya di Vietnam Open 2022| Sumber: pbsi.com via kompas.com

Dejan, pemain muda, berusia 22 tahun, ditandemkan dengan Gloria yang sudah berusia 28 tahun. Gloria dengan jam terbang yang lebih tinggi menjadi pelengkap bagi Dejan.

Kombinasi senior-junior itu ternyata cukup padu. Mereka bisa melewati berbagai rintangan dan berpuncak pada kemenangan atas Rehan/Lisa yang sebenarnya mematok target juara.

Dejan/Gloria yang kini masih merangkak dari luar 70 besar BWF terbukti mampu menghentikan lawannya dengan ranking dunia lebih baik. Rehan/Lisa, berperingkat 35 BWF pun harus mengakui keunggulan straight set, 13-21 dan 18-21.

Bagi Dejan/Gloria gelar tersebut sungguh berarti. Itulah gelar World Tour pertama mereka sejak dipasangkan. Tentu, ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk bersaing di level turnamen lebih tinggi.

Indonesia sebenarnya berpeluang menambah satu gelar lagi. Sayangnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi tak mampu meredam pasangan bersaudara asal Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard.

Ana/Tiwi yang tampil apik saat menyingkirkan Lui Lok Lok/Ng Wing Yung asal Hong Kong China, 21-9 dan 21-12 di semifinal, tak bisa mengatasi tekanan saat poin-poin kritis.

Pertemuan antara dua unggulan teratas ini sebenarnya adalah penutup ideal. Kedua pasangan sedang dalam performa bagus. Ranking dunia mereka pun tak terpaut jauh.

Mereka cukup menghibur penonton dengan pertarungan ketat terutama di gim kedua. Setelah takluk 16-21, Ana/Tiwi yang kini berada di posisi 33 BWF sempat memaksa terjadi beberapa kali deuce sebelum menyerah 25-27 dari lawannya yang menghuni peringkat 24 dunia.

Secara keseluruhan, distribusi gelar Vietnam Open kali ini sungguh merata. Tidak ada yang membawa pulang dua gelar. Lima gelar direbut lima negara berbeda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun