Mohon tunggu...
Ichaaa
Ichaaa Mohon Tunggu... Lainnya - Pelajar di MTsN Padang Panjang

Hanya berisi tulisan-tulisan sebagai pelampiasan hobi ketika gabut melanda.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Senja yang Kehilangan Fajarnya

12 November 2022   19:25 Diperbarui: 13 November 2022   15:45 178
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Senja tak pernah menangis

Begitupun dengan fajar

Mereka tak pernah bertemu,

Namun...

Mereka mendoakan satu sama lain

Di sunyinya malam

Sebelum malam berganti menjadi fajar.

Ini lah aku. Bukan, aku bukan fajar namum aku senja yang tak memiliki fajar. Tak tahu harus mendoakan siapa di sunyinya malam.

Jika saja aku memiliki seorang fajar di hidupku dan mendoakanku di malam hari, aku akan sangat bersyukur. Namun, nyatanya itu hanyalah sebatas harapanku.

Dulu, aku punya fajar, 5 tahun lalu. Fajar yang mugkin, tak pernah berhenti mendoakan ku di setiap malamnya. Tapi, mentari merebutnya dan selepas kejadian itu, aku tak memiliki fajar lagi.

Ini bukan cerita romance seperti novel yang biasa kalian baca. Cerpen singkat ini, menggambarkan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun