Mohon tunggu...
Tian Lustiana
Tian Lustiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - blogger

Lifestyle & parenting blogger

Selanjutnya

Tutup

Money

Besarnya Potensi UMKM di Indonesia

8 Desember 2018   14:05 Diperbarui: 9 Desember 2018   00:04 180
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Assalamualaikum,

Temen - temen pernah liat barang kw? Kira - kira kenapa ya kok di Indonesia banyak sekali yang suka beli barang KW? 

Jawabannya : 

karena ga sanggup beli yang asli.

Jawabannya rata - rata kek gitu ya, karena ga sanggup beli barang yang asli nya makanya beli deh yang kw. 

Tapi, menurut saya nih, daripada beli barang kw mendingan beli barang asli. Barang asli mahal lo Tian, yess mahal kalau brand luar negeri, namun kalau beli barang asli brand lokal, itu pasti murah. Buat saya mendingan beli barang LOKAL namun ASLI dibandingkan beli barang BRANDED namun KW. Buatan Indonesia ga kalah keren kok sama produk branded luar sana.

Saya yakin yang belum pernah nyoba beli produk lokal pasti ga akan percaya, kalau sekarang tuh banyak sekali produk - produk lokal yang kualitasnya oke banget, bahkan sudah ada produk lokal Indonesia yang di ekspor ke luar negeri, see kan kalau kualitas produk lokal Indonesia itu juga ga kalah.  Poin lainnya adalah kalau kita warga Indonesia beli produk - produk lokal itu artinya kita secara gak langsung sudah membantu perekonomian Indonesia dong melalui UMKM nya. 

Apalagi nih ya sekarang itu UMKM seakan - akan sudah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, makanya buat temen - temen nih, yuk ah dukung ketahanan UMKM Indonesia, salah satu caranya dengan support UMKM, beli produk lokal! 

Seberapa besar sih memangnya potensi UMKM di Indonesia??

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun