Mohon tunggu...
Casmudi
Casmudi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Seorang bapak dengan satu anak remaja.

Travel and Lifestyle Blogger I Kompasianer Bali I Danone Blogger Academy 3 I Finalis Bisnis Indonesia Writing Contest 2015 dan 2019 I Netizen MPR 2018

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

IP Man 4 The Finale, Tegangnya Pencarian Surat Rekomendasi dan Konflik Seni Bela Diri China di Amerika

9 Mei 2020   02:33 Diperbarui: 9 Mei 2020   02:44 1482
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pertarungan IP Man dengan Sersan Senjata Barton Geddes (Sumber: viva.co.id)

Semua pukulan yang dilemparkan berbentuk persegi panjang, menyerupai karakter Cina untuk matahari; kita mulai dari hati dan melemparkan pukulan lurus, bertindak dalam bentuk tali pada busur. Jika lawan melempar pukulan dalam bentuk kail atau hiperbola, serangan itu muncul dalam formasi kurva, sangat mirip dengan bentuk pegangan yang sebenarnya pada busur. Kami menyebut gerakan ini naik di sepanjang haluan. Secara bersamaan, bahkan dibandingkan dengan pukulan lurus yang dimulai dari pinggang, versi Wing Chun masih menggunakan jarak yang lebih pendek; oleh karena itu, semua pukulan kita bergerak dengan ketat dari daerah dekat jantung (Kata Mutiara IP Man).

Petikan di atas adalah salah satu kata Mutiara yang diucapkan oleh Grand Master Wing Chun IP Man. Jika anda suka film laga (Kungfu), maka film IP Man menjadi tontonan wajib. Saya pribadi telah menonton IP Man dari sekuel 1 hingga sekuel terakhir IP Man 4 The Finale. Bahkan, sudah menonton sekuel IP Man dengan bintang yang lain. Namun, film IP Man sendiri identik dengan aktor Donnie Yen.

IP Man sangat identik dengan peran dari Donnie Yen (Sumber: IP Man 4/screenshoot)
IP Man sangat identik dengan peran dari Donnie Yen (Sumber: IP Man 4/screenshoot)
IP Man merupakan tokoh yang giat melawan ketidakadilan, diskriminasi dan kejahatan. Berbekal dengan kepandaian teknik bela diri Wing Chun, IP Man menentang segala penindasan. IP Man lahir di Foshan, Guangdong, China, pada tanggal 1 Oktober 1893. Dan, IP Man meninggal di Hong Kong, pada tanggal 2 Desember 1972 (usia 79 tahun).

Dari semua film, IP Man sering melibatkan orang lain. Sebagai bentuk solidaritas untuk menentang segala penindasan. Semua sekuel IP Man sangat menarik untuk ditonton. Namun, pada sekuel IP Man 4 The Finale merupakan laga terakhir aktor Donnie Yen membintangi film Kungfu, dikarenakan faktor usia.  

Hal menarik dari IP Man 4 The Finale adalah kehadiran aktor Scott Adkins. Jika anda suka melihat film-film yang dibintanginya. Maka, dia selalu menjadi tokoh utama dalam filmnya. Salah satu film yang menjadi penonton terkesima adalah film Yuri Boyka. Menarik, ketika tampil di IP Man 4, menjadi tokoh yang antagonis, musuh utama IP Man.

Sebagai informasi. Scott Adkins sendiri adalah aktor yang giat mempelajari seni bela diri. Aktor lain yang turut meramaikan ketegangan film IP Man 4 adalah  Wu Yue, Danny Chan, Vanness Wu, Kent Cheng, Wu Yue, Lynn Hung, dan lain-lain.

Sejak film IP Man rilis tahun 2008, benar-benar mendapat tempat di hati penonton. Dan, film IP Man 4 hadir di awal tahun 2020 lalu di Indonesia. Kehadirannya mendapat tempat di hati penonton Indonesia, yang ingin tahu kelanjutan dari film IP Man sebelumnya.

Alur cerita film IP Man 4 mampu mengaduk-aduk emosi penonton. Tetapi, IP Man 4 menjadi perjalanan akhir sang legenda. Di mana, selama hidupnya, IP Man selalu mengalami diskriminasi sejak sekolah di St. Stephen Hongkong. 

Dan, di IP Man 4 menjadi akhir perjuangan Grand Master. Bukan hanya demi kelanjutan sekolah anaknya. Tetapi, membangun solidaritas untuk mempertahankan seni bela diri China di negqra Amerika. 

Film IP Man 4 digarap apik oleh sutradara Wilson Yip, dengan latar belakang kota San Fransisco di tahun 1964. Dan, Chinatown menjadi latar cerita utama dalam film tersebut. Ada beberapa hal yang patut disimak dalam film IP Man 4 The Finale, yaitu:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun