Mohon tunggu...
Hewan Peliharaan (ACS)
Hewan Peliharaan (ACS) Mohon Tunggu... ojol

Tukang ojek online dan penulis recehan https://hewandankita.blogspot.com dan https://tiprambutsehat.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara

Keputusan Yusril Gabung ke Kubu Jokowi Lumer Karena Sosok Ini?

5 November 2018   21:58 Diperbarui: 5 November 2018   22:37 0 1 0 Mohon Tunggu...
Keputusan Yusril Gabung ke Kubu Jokowi Lumer Karena Sosok Ini?
(Sumber Senayanpost.com)

Yusril Ihza Mahendra dengan profesi pengacara sejak lama. Tahun 2014 lalu, pernah menjadi kuasa hukum bersama Prabowo Subianto - Hatta Rajasa ketika Pilpres yang lalu. Dalam keterangannya kepada media, Yusril mengatakan bahwa, sebagai kuasa hukum Prabowo saat Pilpres 2014 lalu, dirinya juga melakukan secara cuma-cuma.

Ia menyebutkan tujuannya menjadi kuasa hukum dalam pilpres dan pemilu serentak tahun 2019 ini, mengharapkan segala sesuatunya dapat berjalan dengan fair, jujur dan adil. Sehingga semua pihak yang terjun dalam pilpres dan pileg 2019, selalu menggunakan norma dan peraturan yang menjadi landasan.

Ketika ditanya alasan menjadi kuasa hukum untuk pasangan Jokowi pada tahun 2019, sedangkan pada tahun 2014 membela Prabowo, Yusril mengatakan, bahwa menjadi lawyer bukan membela yang bayar. Sebab tugas kuasa hukum yang sebenarnya rasa keberpihakan terhadap hukum dan keadilan. Hal ini membuat Yusril memutuskan untuk bergabung dengan kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya mendengar dari pihak Pak Prabowo dan Pak Anies sudah menunjuk Pak Hotman Paris sebagai lawyer-nya. Mudah-mudahan informasi yang saya terima tidak salah. Pak Hotman adalah rekan dan sahabat saya dan hubungan kami selama ini baik serta saling hormat-menghormati," tutup Yusril.

Dalam pesan singkat yang dikirimkan Yusril kepada media mengenai sosok yang membuat dirinya bergabung dengan Capres urutan nomor 1, Jokowi-Ma'ruf Amin, karena sebelumnya sempat bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional, Erick Thohir.

Setelah melakukan pembicaraan dengan Erick, akhirnya Yusril memutuskan untuk bergabung menjadi kuasa hukum tanpa bayaran, sama seperti yang pernah di lakukan untuk pasangan Prabowo Subianto di tahun 2014.

Sementara itu, kabar tentang bergabung Yusril menjadi kuasa hukum Jokowi telah di benarkan oleh Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga. Dalam keterangannya kepada media, politikus Perindo menyebutkan, Yusril merupakan pengacara yang memiliki sikap profesional dalam bekerja, tanpa melihat keterkaitan dengan partai politik