Mohon tunggu...
M. Suaizisiwa Sarumaha
M. Suaizisiwa Sarumaha Mohon Tunggu... Dosen - Berakit-rakit dahulu. Aeru tebai aetu.

Truth Hunter Founder dan Coordinator Luahawara Young Community (LYC) Founder Komunitas Bale Ndraono (KBN)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Sosok Pemimpin

14 Maret 2024   17:49 Diperbarui: 14 Maret 2024   17:52 62
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi penulis, Pameran Indonesia Des 2023

Sosok Pemimpin

Pemimpin terlalu seringkali kita dengar kata itu. Untuk memudahkan memaknai pemimpin itu, misalnya pemimpin bisa dimulai dari aktivitas sekolah yang kita kenal dengan ketua kelas, ketua osis, ketua unit kegiatan sekolah, atau ketua kelompok dalam tugas. Pemimpin banyak sosok yang menjadi syarat dan kriteria bagi sebagian orang. 

Bagaimana dengan pemimpin suatu daerah bahkan negara? Belum lagi karena kepentingan sekolompok masyarakat karena ambisi yang 'terselubung' dalam mencalonkan diri sebagai pemimpin. Dan cukup disayangkan lagi ketika pemilihan dari calon pemimpin tersebut begitu getol bahkan mati-matian untuk membela dan membenarkan karena memiliki  kepentingan yang sama (ketika terlihat si-calon pemimpin tersebut memiliki raport merah).

Pemimpin menurut KBBI bahwa pemimpin adalah mareka yang menggunakan jabatan dan wewenangnya untuk mengarahkan bawahannya untuk mencapai tujuan kelompok bahkan sampai tujuan organisasi.

 Dari defenisi ini, tersirat makna "...untuk mencapai tujuan kelompok bahkan sampai tujuan organisasi" maka, tak heran bila seorang pemimpin tersebut diyakini akan sulit memenuhi semua kepentingan masyarakat banyak. Karena yang akan didahulukan adalah kepentingan kelompoknya atau organisasinya. Benar juga jikalau ada istilah petugas partai. Belum lagi bila sudah memiliki kekuasaan, sehingga siapa saja yang dipimpinnya, maka akan mengikuti apa yang sudah menjadi aturan dari organisasi tersebut, yang kita kenal dengan regulasi.

Pemimpin juga dalam menjalankan jabatannya kadang sebelum menjabat dan menjalankan organisasi atau kelompok masyarakat yang dipimpinnya di lakukan melalui sebuah upacara bahkan di bawah sumpah. 

Pertanyaannya, sumpah seperti apa dan kepada siapa bersumpah? Terlepas sebagai warga yang beragama, namun pada dasarnya sumpah tersebut sebenarnya disampaikan lebih kepada masyarakat yang memilihnya. Bersumpah bahwa menjalankan amanat sebagaimana tujuan dari organisasi atau kelompok masyarakat tersebut.

Seorang pemimpin di organisasi berarti yang menjadi tanggung jawabnya adalah seluruh anggota karyawan yang dipimpinnya. Mampu membawa dan mengarahkan karyawannya sebagaimana aturan organisasi tersebut, juga apa yang menjadi harapan karyawan tersebut merupakan harapan keluarganya. Maka benar bila tujuan pemimpin untuk memimpin organisasi tersebut sebagaimana makna dari KBBI terkait pemimpin, yaitu "...untuk mencapai tujuan kelompok bahkan sampai tujuan organisasi". 

Bagaimana halnya dengan pemipin suatu daerah atau pemimpin suatu bangsa? Memilih pemimpin bangsa tentu memiliki nilai tawar yang berbeda dengan hanya pemimpin suatu organisasi atau suatu komunitas masyarakat. 

Walau memimpin suatu daerah/negara kadang terlihat atau diawali dari pengalaman memimpin organisasi atau memipin komunitas masyarakat sehingga power kepemimpinan tersebut akan tercermin tatkala memimpin masyarakat yang lebih luas dari organisasi dan atau komunitas masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun