Mohon tunggu...
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Penerbit Gramedia Pustaka Utama Mohon Tunggu... -

Gramedia Pustaka Utama adalah penerbit buku terbesar di Indonesia. Berdiri sejak 1974, Gramedia Pustaka Utama telah menerbitkan lebih dari 30 ribu judul buku, dan banyak di antaranya sukses menjadi bestseller. Buku-buku terbitan Gramedia Pustaka Utama juga banyak diterbitkan oleh penerbit luar negeri, khususnya di wilayah ASEAN. Saat ini, dengan jalinan kerja sama dengan lebih dari 200 penerbit asing terkemuka dari AS, Belanda, Jerman, Belgia, Brasil, Denmark, Hong Kong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada Malaysia, dan Swiss, Gramedia Pustaka Utama berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penerbit buku terbaik di Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

40 Tahun Mira W. Berkarya

25 Agustus 2015   20:08 Diperbarui: 25 Agustus 2015   20:08 4629
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tahun ini salah satu penulis legendaris Indonesia, Mira W., genap 40 tahun berkarya. Berawal pada tahun 1975 ketika tulisan pertamanya berupa cerpen berjudul “Benteng Kasih” dimuat di Majalah Femina. Semenjak itu cerpen-cerpennya bertebaran di majalah-majalah Ibukota seperti Dewi, Kartini, Sarinah, dan Kumpulan Cerpen Anita. Dua tahun kemudian Mira W. mulai menulis novelnya yang pertama berjudul Sepolos Cinta Dini, yang pada tahun 1978 dimuat sebagai cerber di Harian Kompas dan dibukukan oleh Penerbit Gramedia. Salah satu karyanya yang menjadi buku bestseller legendaris adalah Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, yang diterbitkan Penerbit Gramedia pada tahun 1980.

Saat ini sebagian besar novel Mira W. telah diangkat ke layar lebar dan layar kaca, diawali dengan novel Dokter Nona Friska---yang dimuat lebih dulu di Majalah Dewi sebagai cerber---difilmkan tahun 1981 dengan judul Kemilau Kemuning Senja. Novel yang difilmkan lainnya, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat, berhasil meraih Piala Antemas sebagai film terlaris tahun 1988. Sementara sinetron berjudul Cinta yang diangkat dari novel Seandainya Aku Boleh Memilih, menjadi salah satu sinetron dengan rating tertinggi dekade 90an dan meraih Panasonic Award tahun 1999.

Sampai tahun 2015, bukunya telah berjumlah delapan puluh dua buah, terdiri atas tujuh puluh lima novel dan tujuh Kumpulan Novelet dan Kumpulan Cerpen.

Berikut ini judul-judul lengkap novel karya Mira W. yang sudah terbit sampai dengan hari ini.

Mana yang sudah kamu baca, dan mana yang paling berkesan buatmu?

1.    Sepolos Cinta Dini , 1978 (cerber Kompas, 1977)
2.    Cinta Tak Pernah Berhutang , 1978
3.    Permainan Bulan Desember , 1979
4.    Tatkala Mimpi Berakhir , 1979
5.    Matahari di Batas Cakrawala , 1980
6.    Kuduslah Cintamu, Dokter , 1980
7.    Ketika Cinta Harus Memilih , 1980
8.    Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi , 1980
9.    Kemilau Kemuning Senja , 1981 (dari cerber Dokter Nona Friska, 1977)
10. Benteng Kasih,  (Kumpulan Cerpen) ,  1981
11. Firdaus yang Hilang , 1981
12. Cinta di Awal Tiga Puluh , 1981
13. Seandainya Aku Boleh Memilih , 1981
14. Masih Ada Kereta yang Akan Lewat , 1982
15. Dari Jendela SMP , 1983
16. Tak Cukup Hanya Cinta , 1983
17. Seruni Berkubang Duka , 1983
18. Mekar Menjelang Malam, (Kumpulan Cerpen) , 1983
19. Relung Relung Gelap Hati Sisi , 1983
20. Tak Selamanya Gelap itu Gulita (Kumpulan Novelet) , 1984
21. Jangan Pergi Lara , 1984
22. Merpati Tak Pernah Ingkar Janji , 1984
23. Memburu Jodoh (Kumpulan Cerpen) , 1984
24. Galau Remaja di SMA , 1984
25. Cinta Cuma Sepenggal Dusta , 1985
26. Kidung Cinta Buat Pak Guru (Sisi Merah Jambu) , 1985
27. Di Tepi Jeram Kehancuran , 1986
28. Perisai Kasih yang Terkoyak , 1986
29. Bilur Bilur Penyesalan , 1986
30. Satu Cermin Dua Bayang Bayang , 1987
31. Sematkan Rinduku di Dadamu (Kumpulan Novelet) , 1987
32. Luruh Kuncup Sebelum Berbunga , 1987
33. Dakwaan dari Alam Baka , 1988
34. Biarkan Kereta itu Lewat, Arini , 1988
35. Tersuruk dalam Lumpur Cinta , 1988
36. Perempuan Kedua , 1989
37. Cinta Seindah Tatapan Pertama , 1989
38. Trauma Masa Lalu , 1990
39. Di Bahumu Kubagi Dukaku , 1990
40. Sekelam Dendam Marisa , 1991
41. Jangan Biarkan Aku Melangkah Seorang Diri , 1991
42. Kuukir Pelangi Kasih di Hatimu , 1991
43. Mahligai di Atas Pasir , 1991
44. Sampai Maut Memisahkan Kita , 1992
45. Di Ujung Jalan Sunyi , 1993
46. Segurat Bianglala di Pantai Senggigi , 1993
47. Limbah Dosa , 1993
48. Nirwana di Balik Petaka , 1994
49. Perempuan Tanpa Masa lalu (Kumpulan Novelet) , 1995
50. Bukan Cinta Sesaat , 1995
51. Deviasi , 1996
52. Delusi , 1998
53. Jangan Ucapkan Cinta , 1998
54. Semburat Lembayung di Bombay , 1998
55. Dunia Tanpa Warna (Kumpulan Novelet) , 2007
56. Cinta Menyapa Dalam Badai , 2000  
57. Cinta Berkalang Noda , 2000
58. Cinta Tak Melantunkan Sesal , 2001
59. Dan Cinta pun Merekah Lagi , 2001
60. Mekar Menjelang Malam , 2002
61. Titian ke Pintu Hatimu , 2002
62. Semesra Bayanganmu , 2002
63. Jangan Renggut Matahariku , 2002
64. Di Bibirnya Ada Dusta , 2003
65. Dikejar Masa Lalu , 2003
66. Bukan Istri Pengganti , 2003
67. Bila Hatimu Terluka , 2004
68. Pintu Mulai Terbuka , 2005
69. Di Sydney Cintaku Berlabuh , 2005
70. Solandra , 2005
71. Tembang yang Tertunda , 2005
72. Obsesi Sang Narsis , 2007
73. Sentuhan Indah itu Bernama Cinta, 2007
74. Cinta Sepanjang Amazon , 2008
75. Dua Kutub Cinta , 2008
76. Kupinjam Napas Iblis , 2009
77. Suami Pilihan Suamiku , 2009
78. Surat Buat Themis , 2010
79. Serpihan Cinta Bipolar , 2012
80. Birunya Skandal , 2013
81. NadaTanpa Kata , 2014
82. Sisi Gelap Cinta , 2015

Catatan editor: Perayaan 40 Tahun Mira W. Berkarya akan diadakan Minggu, 13 September 2015, pukul 14.00-16.00, di Gramedia Central Park, Jakarta. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.

Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun