Mohon tunggu...
Budi Estri Suparno
Budi Estri Suparno Mohon Tunggu... Administrasi - Penari

Ngawi - Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sendiri untuk Selamanya

25 Februari 2018   20:31 Diperbarui: 25 Februari 2018   20:40 264
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Puisi ini aku persembahkan untuk kedua kakek ku yang telah lebih dulu pergi ke Syurga. Semoga mendapat tempat terindah di sisi Allah. Al-Fatihah.

Puisi ini pernah saya publish di catatan facebook ku tertanggal 5 Oktober 2011 pukul 8.00 am.

Sendiri untuk Selamanya

Dia datang dengan tiba-tiba

Menghampiri dunia kita

Menyentuhmu,

Memandangmu dengan senyuman

Dia berkata,

'Sendirilah untuk selamanya'

Menarikmu jauh ke angkasa

Tanpa pedulikan aku

Aku yang menangisi kepergianmu

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun