Mohon tunggu...
Budi Susilo
Budi Susilo Mohon Tunggu... Wiraswasta - Man on the street.

Nulis yang ringan-ringan saja. Males mikir berat-berat.

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur Artikel Utama

Mengenal Section, Pembagian Area Pelayanan di Restoran

18 November 2022   20:38 Diperbarui: 19 November 2022   04:00 883
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto restoran dua lantai oleh Huy Phan dari Pexels 

Pagi sedikit mendung. Keluar dari area RSUD belok kanan berturut-turut terdapat: penjual bubur ayam di gerobak, rumah makan Padang siap-siap buka, dan sebuah kedai nasi rames sudah buka. Maka kedai nasi menjadi haluan untuk sarapan.

Gerai berukuran kira-kira 4x6 meter persegi berdiri di satu sudut halaman luas. Etalase kaca, ruang kecil untuk mengolah makanan, meja kursi terletak di atas lantai keramik putih mengesankan lingkungan bersih.

Baru hendak melihat sajian, seorang pria sigap meninggalkan kegiatan menata nasi kotak pesanan. Menghampiri lalu menawarkan aneka pilihan hidangan. 

Juga merekomendasikan menu andalan yang juga menjadi isian kotak: nasi liwet dengan ayam goreng serundeng, tahu tempe, lalap, sambal, dan semur jengkol.

Itu pilihan pada kunjungan berikut. Sekarang saya meminta menu yang tidak kalah menarik: nasi gudeg, krecek, telur bulat, sambal, dan lalap.

Gudeg, krecek, telur bulat, sambal lalap (dokumen pribadi)
Gudeg, krecek, telur bulat, sambal lalap (dokumen pribadi)

Tak perlu lah diceritakan bagaimana lahapnya menyantap hidangan tersebut.

Saya hendak menyampaikan, betapa sigapnya pemilik warung terhadap tamu. Cekatan menawarkan produk dengan ramah, kendati tengah menata 50-an nasi kotak pesanan pihak rumah sakit.

Kotak isi nasi liwet, ayam goreng serundeng, tahu tempe, lalap, sambal (Dokumentasi pribadi)
Kotak isi nasi liwet, ayam goreng serundeng, tahu tempe, lalap, sambal (Dokumentasi pribadi)

Pelayanan menyenangkan membuat rasa nyaman yang kemudian membangkitkan selera. Pada kesempatan berikutnya, saya berencana sarapan lagi di warung sederhana tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun