Mohon tunggu...
Budi Susilo
Budi Susilo Mohon Tunggu... Wiraswasta - Man on the street.

Nulis yang ringan-ringan saja. Males mikir berat-berat.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Rindu kepada Kecap Manis

12 November 2022   20:05 Diperbarui: 12 November 2022   20:50 347
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi kecap manis oleh ANDRODYN dari pixabay.com

Tentang perasaan, kita satu suara. Tentang makanan, kita berbeda selera.

Aku suka rasa gurih. Kamu suka manis, meski bagiku kamu terlalu manis tanpa ditambah apa-apa. Bagimu, apa pun makanan ditambahkan kecap manis.

Baiklah, itu bukan masalah besar ketika kecap manis dibubuhkan ke dalam semangkuk bakso. Beberapa orang melakukan hal sama.

Kalau perlu, tambahkan juga saus botolan dan sambal rawit. Maka kuah bakso menjadi butek. Keruh!

Aku sih lebih berselera menyantap bakso apa adanya. Kuah bening ditambah sambal dan sedikit cuka.

Soto berisi daging atau ayam pun demikian. Peracik sudah membubuhkan kecap ke dalam kuah clear soup ala Nusantara itu.

Foto semangkuk soto rempah (dokumen pribadi)
Foto semangkuk soto rempah (dokumen pribadi)

Biasanya aku meminta kepada si abang cukup mengucurkan kecap asin. Kamu tahu kan, aku lebih suka makanan gurih?

Berbeda dengan kamu. Kepada peracik kamu akan meminta botol kecap manis lalu menuangkan sebagian isinya ke dalam mangkuk. Kemudian tampak kuah soto yang seharusnya bening kekuningan, atau kuah bersantan, menjadi hitam. Ih, pasti manis banget!

Apa tidak takut diabetes?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun