Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Buruh - Menulis untuk berbagi kebaikan

Artikel berhak cipta. Dilarang memuat ulang untuk komersial. Surel: ruangberbagikompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Macetnya Regenerasi di Luar Dinasti Politik, Kapan Muncul "Sanna Marin" di Indonesia?

15 November 2021   17:05 Diperbarui: 15 November 2021   17:51 286 29 12
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kapan muncul politikus muda kompeten seperti Sanna Marin di Indonesia? - Foto: Laura Kotila/Valtioneuvoston kanslia CC 4.0


Politikus muda yang kompeten seharusnya diusung seluruh parpol Indonesia. Ambil contoh negara-negara demokrasi  yang maju. Politikus muda seperti Sanna Marin dan Jacinda Ardern muncul karena parpol tidak sibuk menonjolkan dinasti politik.

 
Percakapan anak dan bapak tentang politik

"Politik itu kotor. Tidak bagus jadi politikus"

Demikian pesan seorang ayah pada anaknya yang ingin maju jadi calon anggota legislatif daerah. Si anak yang adalah aktivis itu tercenung.

"Jika semua anak muda takut terjun ke politik, kapan politik jadi baik?" ungkap si anak.

*

Dialog imajiner di atas adalah gambaran betapa suramnya situasi perpolitikan di tanah air. Memang benar, ada politikus-politikus muda yang akhir-akhir ini mencuat. Akan tetapi, partai-partai politik besar tetap saja didominasi nama-nama politikus kawakan.

Ketika parpol mengusung calon presiden, sangat jarang parpol mengangkat politikus muda dengan rekam jejak yang mantap.

Tengoklah nama-nama calon presiden yang disebut-sebut dalam aneka jajak pendapat dan pemberitaan terkini. Siapa di antara mereka yang berusia di bawah 45 tahun?

Sebut saja Prabowo Subianto yang pada 2021 ini berusia 70 tahun, Risma 59 tahun, Ahok 55 tahun, Ganjar Pranowo 53 tahun, Anies Baswedan 52 tahun, Sandiaga Uno 52 tahun, Ridwan Kamil 50 tahun, dan Puan Maharani 48 tahun. Pada 2024 nanti, tak seorang pun di antara semua nama ini berusia di bawah 50 tahun.

Beberapa nama menteri "lawas" justru ikut meramaikan bursa calon dengan giat mempromosikan diri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan