Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

ruangberbagikompasiana@gmail.com. Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial. Hak cipta dilindungi UU.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Ronaldo dan Rossi Positif Covid-19, Mengapa Atlet Justru Rentan?

16 Oktober 2020   05:27 Diperbarui: 16 Oktober 2020   05:24 284 28 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ronaldo dan Rossi Positif Covid-19, Mengapa Atlet Justru Rentan?
Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo, merayakan gol keduanya ke gawang Swedia di ajang UEFA Nations League pada 8 September 2020 di Solna, Swedia, Rabu (9/9/2020) dini hari WIB.(AFP/JONATHAN NACKSTRAND) via Kompas.com

Siapa tak kenal Cristiano Ronaldo dan Valentino Rossi, dua atlet tenar yang baru-baru ini dinyatakan positif Covid-19? 

Ronaldo yang pernah mengunjungi korban tsunami Aceh adalah bintang top sepak bola dunia saat ini. Adapun Valentino Rossi adalah pebalap tim Yamaha dengan segudang prestasi.

Kabar Ronaldo positif terjangkit Covid-19 telah dikonfirmasi Federasi Sepak bola Portugal pada Selasa, 13/10. Sementara kabar tentang Rossi positif virus korona jenis baru diwartakan sendiri oleh sang pebalap pada Kamis, 15/10 melalui akun medsosnya.

Ronaldo dan Rossi menambah panjang daftar nama para atlet yang positif Covid-19. Pertanyaan yang lantas muncul adalah: mengapa para atlet justru rentan terjangkit Covid-19? 

Bukankah para atlet profesional seharusnya lebih kuat fisiknya dan "lebih kebal" dari aneka penyakit, termasuk Covid-19? Bagaimana mungkin para bintang olah raga justru rentan virus corona jenis baru ini? Apa hikmahnya hal ini bagi kita, orang biasa, dalam melindungi diri dari virus ini?

Penjelasan Mantan Dokter Klub Chelsea

Saya membaca artikel berisi penjelasan dokter klub Chelsea, Inggris mengenai gejala banyaknya atlet sepak bola yang positif Covid-19. Nama sang dokter adalah dr Eva Carneiro.

Dokter Eva mengatakan, "Para pemain profesional telah terbukti sering mengalami penurunan kekebalan (immunosuppresion)." Justru karena para atlet profesional memainkan banyak pertandingan, fisik mereka sangat terkuras. 

Seorang pesepak bola seperti Cristiano Ronaldo, misalnya, sering harus bertanding dalam kurun waktu 72 jam. Jarak antarlaga yang demikian rapat membuat fisik pemain sungguh kelelahan.

Dokter Eva memaparkan, para atlet profesional juga harus bepergian jauh dengan pesawat. Artinya, tubuh mereka harus menyesuaikan diri dengan perubahan pola tidur akibat perbedaan waktu antarnegara. Hal ini membuat tubuh para atlet mudah mengalami kelelahan berlebihan.

Kebiasaan Atlet yang Membuat Mereka Rentan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN