Mohon tunggu...
Bobby Steven
Bobby Steven Mohon Tunggu... Berbagi itu indah

https://bit.ly/glennfred https://bit.ly/sejarahkarantina (sila baca artikel ini) Sila komentar dengan sertakan link artikel Anda untuk mudahkan kunjungan balasan. Sapa: ruangberbagi@yandex.com Artikel hanya ditulis untuk Kompasiana. Dilarang memuat ulang untuk kepentingan komersial.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

WN Selandia Baru Positif Corona Transit di Bali, Indonesia Perlu Terus Waspada

29 Februari 2020   05:15 Diperbarui: 29 Februari 2020   06:00 1301 9 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
WN Selandia Baru Positif Corona Transit di Bali, Indonesia Perlu Terus Waspada
Bandara Ngurah Rai-Kompas.com/Syifa Nuri

Kementerian Kesehatan Selandia Baru melalui laman resminya pada 28 Februari telah mengumumkan kasus pertama WN Selandia Baru positif corona COVID-19.  

Dikutip dari laman surat kabar RNZ, pasien ini berusia 60-an. Ia baru-baru ini melakukan perjalanan dengan pesawat dari Iran yang transit di Pulau Bali. Ia menumpang pesawat Emirates EK450, yang tiba di Auckland pada 26 Februari. Kini ia berada dalam kondisi yang lebih baik  di rumah sakit Auckland.

Menteri Kesehatan David Clark mengatakan si pasien "mengikuti semua langkah yang Anda harapkan akan diikuti." Maksudnya, si pasien ini mengenakan masker selama perjalanan sehingga setidaknya diharapkan mencegah penularan melalui cairan batuk dan bersin.

Direktur Jenderal Kesehatan, Ashley Bloomfield mengatakan pasien ini tiba dari Iran, tempat virus corona COVID-19 menyebar dengan cepat.

Dia mengatakan dua sampel pertama yang diambil dari tenggorokan, atau nasofaring si pasien negatif. Akan tetapi, pasien menunjukkan gejala infeksi paru-paru sehingga tes ketiga dilakukan.

Dr Bloomfield mengatakan, tiga anggota keluarga pasien kini juga berada dalam isolasi, dan penumpang lainnya dalam penerbangan akan dihubungi.

Terutama yang berada barisan yang sama dengan pasien ini atau duduk di dua baris di depan atau di belakang si pasien. Mereka akan diminta untuk mengisolasi diri selama 14 hari.

Indonesia kemungkinan sudah 2 kali disinggahi pasien COVID-19

Situs katadata menyajikan infografik yang menunjukkan bahwa sepulang dari kunjungan di Indonesia, dua warga negara asing terinfeksi virus corona.

- 1 warga negara Tiongkok bernama Jin berkunjung ke Bali tanggal 22 Januari. Ia kemudian dinyatakan positif COVID-19 pada 5 Februari 2020. 

-1 warga negara Jepang yang berlibur ke Bali pada 15-19 Februari juga kemudian dinyatakan positif corona pada 22 Februari 2020. 

Hal ini menunjukkan, Indonesia kemungkinan sudah 2 kali disinggahi pasien COVID-19. Ini belum termasuk WN Selandia Baru yang jelas positif corona dan transit di Bali.

Tanggapan Kemenkes 

Terkait pasien WN Tiongkok, pejabat Kemenkes dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Denpasar menyatakan, si pasien tak bisa dipastikan tertular virus corona di Bali. Si pasien pulang dari Bali tanggal 28 Januari dan baru memunculkan gejala corona pada 5 Februari. Kemungkinan, si WN Tiongkok itu terjangkit corona di China.

Sementara itu, Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan, Busroni saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/2/2020) mengatakan, belum tentu turis Jepang itu terjangkit COVID-19 di Bali. Bisa jadi sang pasien terjangkit corona saat di Shanghai. Karena itu, perlu diteliti dahulu riwayat perjalanannya.

Achmad Yurianto, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan sempat mengatakan bahwa si pria ini terkena SARS CoV-2, bukan COVID-19. Padahal, sejatinya WHO menyebut COVID-19 sebagai penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2. Jadi, virus SARS CoV-2 adalah penyebab COVID-19. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x