Mohon tunggu...
Budhi Masthuri
Budhi Masthuri Mohon Tunggu... Seniman - Cucunya Mbah Dollah

Masih Belajar Menulis

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Teori Kepemimpinan Terdahulu, Ringkasan Kritis Atas Tulisan Madanchian dkk

16 April 2021   18:09 Diperbarui: 16 April 2021   18:34 917
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://jadiberita.com/

Berbeda dengan dua teori sebelumnya dalam kelompok Early Teorists, teori Environmental  menempatkan lingkungan sekitar seseorang sebagai faktor yang ikut membentuk serta melahirkan pemimpin. Penampilan seorang pemimpin besar adalah hasil pembentukan melalui waktu yang panjang serta tempat dan keadaan di sekelilingnya (Mumford 1909;Hocking 1924). 

Teori Environmental melihat bahwa setting atau lingkungan mempengaruhi kemampuan dan penampilan kepemimpinan seseorang (Tead 1935), seperti dikatakan (Levine 2000) terhadap kepemimpinan seorang Lenin, Lincoln, Gandhi, Roosevelt, dan Washington, semuanya sulit dipisahkan dari situasi atas waktu dan tempat dimana mereka memimpin.

Menurut Tead (1935), setiap pemimpin merupakan produk dari seting kehidupannya atau setting waktu tertentu saat berkuasa. Adapun Bogardus (1918) menawarkan bahwa jenis dari kelompok kepemimpinan akan berkembang atau diterima secara alamiah oleh kelompoknya bersamaan dengan kemampuannya menyelesaikan permasalahan di sekitarnya. Untuk mendukung statmant ini, Mitra Madanchian dkk menukil Murphy (1941), perjuangan kepemimpinan tidak ditentukan secara personal, tetapi fungsi atau manfaatnya terhadap situasi sekitar.

                                                                                                                                                     *****

Di tengah sajian tentang ringkasan perkembangan atau pengelompokan teori-teori kepemimpinan yang ditata sangat sistematis, Madanchian dkk (1996) tidak menyajikan alasan mengapa memfokuskan diri pada teori-teori awal (The Early Theory). Madanchian dkk (1996) juga tidak menunjukkan relevansi teori-teori awal ini untuk kebutuhan analisis pada masa kini. Sehingga memberi kesan bahwa penyajiannya hanya berupa pengelompokkan teori kepemimpinan berdasarkan periodesasi perkembangan kajian dan bukan tipe pemimpim.

Referensi-referensi yang dugunakan juga sangat tua, padahal tulisan ini dibuat pada tahun 2016 yang harusnya bisa juga menggunakan referensi yang lebih muda. Penggunaan referensi tua ini mengesankan seakan-akan teori ini hanya digunakan oleh para ilmuwan sosial di awal teori leadership ditemukan dan tidak lagi relevan saat ini, meskipun kenyatannya para ilmuan sosial, termasuk antripolog masih sering menggunakan the great man theory ini untuk menganalisis para pemimpin tradisional yang masih bertahan. Misalnya saja tulisan Chacon, Hayward, dan Chacon (2019) tentang pemimpin di Suku Dani Papua.

Akan lebih baik bila Madanchian dkk (1996) menekankan bahwa the Early Theory digunakan untuk menganalisis para pemimpin tradisional atau pemimpin dengan karakteristik yang telah dijelaskan daripada pada periodesasi penggunaan teori.

                                                                                                                                                       *****

Penyajian tulisan Madanchian dkk ini sangat sistematis menggambarkan pengelompokan teori-teori kepemimpinan, lengkap dengan kritik terhadap masing-masing kelompok teori yang menghasilkan kelompok lainnya. Ini sangat membantu pembaca memahami secara cepat dan deskriptif tentang perjalanan teori-teori kepemimpinan salama ini. Meskipun tidak cukup menjawab tentang bagaimana sekarang nasib teori lama terebut.

Pengelompokan teori tidak memberikan benang merah yang cukup mengenai praktik-praktik lebih lanjut dari teori-teori yang dijelaskan, meskipun ini bisa dipahami ini karena bentuk tulisannya adalah overview dan cenderung diskriptif, sehingga pembaca masih memerlukan informasi dari tulisan lain yang dapat menjelaskan eksistensi teori-teori lama, dan contoh-contoh konkret penerapannya pada masa kini.

BIBLIOGRAPHY

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun