Mohon tunggu...
Biyanca Kenlim
Biyanca Kenlim Mohon Tunggu... Ibu dua anak yang merantau ke negeri Beton.

No matter how small it is, always wants to be useful to others. Wanita rumahan, tidak berpendidikan, hanya belajar dari teman, alam dan kebaikan Tuhan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Catatan dari BMI

30 April 2016   08:23 Diperbarui: 30 April 2016   08:29 224 35 44 Mohon Tunggu...

Clipboard

[caption caption="Sumber foto: indonesiainstitute.com"][/caption].Mereka menyebutnya Pahlawan devisa


Namun, ada masanya kami  dimaki dan dibenci


Keberangkatanya  dulu tak semanis kurma


Dididik tak ubahnya seperti keledai dungu


Dipandang sebelah mata itu sudah menjadi bumbu penyedap kehidupannya


Digiring bak barisan bebek yang digembala

Diterbangkan bak merpati

Ibarat peperangan kami di kirim ke medan laga tanpa senjata..

Tanpa perlindungan


Kepulangan ke Ibu Pertiwi Pun terasa sekecut belimbing wuluh

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x