Mohon tunggu...
Rianda
Rianda Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Bikinartikel.com

Hi saya seorang owner dari komunitas penulis bikinartikel.com, jika anda membutuhkan artikel untuk website anda, bisa memanfaatkan jasa penulis artikel kami.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

6 Langkah Sederhana Mewujudkan Net Net-Zero Emissions di Masa Depan

17 Oktober 2021   22:33 Diperbarui: 17 Oktober 2021   22:53 210 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Modernisasi menjadi sebuah keniscayaan yang terus terjadi tanpa bisa dihentikan. Bahkan masyarakat sekarang yang dikenal sebagai masyarakat digital tampaknya akan terus membuat modernisasi segala sektor lewat teknologi. Tapi, ada satu yang sepertinya dilupakan yaitu efek emisi karbon yang terus meningkat. Untuk itu, perlu keseriusan dalam mencapai net-zero emissions untuk bumi yang lebih baik.

Teknologi dan digitalisasi sangat bisa diandalkan untuk menciptakan energi yang lebih hijau dan bersih untuk bumi. Namun tantangan terbesarnya adalah terkadang energi yang lebih bersih ini sangat mahal harganya. Pertimbangan investasi yang besar seringkali jadi batu sandungan bagi negara-negara di dunia.

Penyebab Emisi Karbon Sehari-Hari

Sebelum membahas apa itu net-zero emissions dan mengapa itu penting, sebelumnya mari pahami lagi apa yang menjadi sebab masalah emisi karbon ini. Setiap hari, manusia memproduksi karbon lewat tindakan-tindakan sepele, lho. Bahkan dari kegiatan sehari-hari yang tidak disadari. Emisi karbon sendiri adalah zat yang dihasilkan dari pembakaran senyawa yang mengandung karbon.

Contohnya kegiatan harian yang menghasilkan karbon adalah bernafas, pembuangan dari nafas adalah karbon dioksida yang jelas sumber emisi. Kemudian, kebiasaan membakar sampah di lingkungan rumah juga salah satu pemicunya. Belum lagi gas metana hasil dari limbah pertanian, kotoran hewan, sampai sisa makanan rumah tangga.

Sejak tahun 1950 emisi karbon ini meroket akibat tingginya permintaan akan produk industri. Kegiatan produksi di pabrik juga semakin tinggi, maka dibutuhkan energi yang besar juga untuk bisa berproduksi. Modernisasi selalu berbanding lurus dengan meningkatnya emisi karbon. Penggunaan energi berbasis fosil yang terus menerus ditengarai juga jadi sumber peningkatan emisi karbon.

Efeknya semakin mengkhawatirkan bagi bumi dimana perubahan iklim sudah didepan mata. Sayangnya, edukasi di tingkat masyarakat masih belum maksimal. Memang benar ini adalah masalah skala dunia dan perlu kebijakan internasional yang tegas untuk mengatasinya. Tetapi, masyarakat tetap bisa ambil peran untuk bisa mengurangi emisi karbon ini.

Semangat Net-Zero Emissions Mulai Sekarang

Karena sudah menjadi masalah global dan mengancam masa depan bumi, maka semangat akan net-zero emissions harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak bumi harus tahu bahwa buminya sudah tidak lagi sehat untuk ditinggali jika perilaku tidak diubah. Maka, mulai dari level anak-anak harus sudah dikenalkan bagaimana berkegiatan sehari-hari yang ramah lingkungan.

Orang dewasa perlu jadi role model. Memang sangat sulit memulai kebiasaan baru yang diharapkan terus-menerus dilakukan. Alasannya karena banyak orang yang tidak menganggap masalah emisi karbon ini sebagai sesuatu yang penting. Masalah ini skalanya tidak sedarurat ketiadaan uang, pulsa, putus dari pacar, atau tidak bisa main game online bareng teman.

Bagaimana Cara Menekan Timbulnya Gas Buang? 

Mencapai net-zero emissions bukanlah hal mudah, tapi tetap bisa dilakukan. Ada banyak cara bagi penduduk bumi untuk mewujudkannya yaitu dengan menekan gas buang. Berikut ini caranya:

1. Stop Penggunaan Plastik

Mikroplastik yang dihasilkan dari limbah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan dan juga bisa memicu timbulnya emisi karbon. Di Indonesia saja, jumlah sampah plastik menyentuh angka 64 ton per tahun! Jika dipadatkan dan disatukan, sampah-sampah plastik ini bisa membentuk pulau baru. Limbah plastic ini paling banyak berakhir di laut dimana merusak ekosistem dan biota laut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Lingkungan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan