Mohon tunggu...
Badrul Gudsy
Badrul Gudsy Mohon Tunggu... Biarkan Apa Adanya

AKU Ini pahlawan Tanpa tanda tangan dari Tempatnya mudah dibuang Biar pena Mengotori Kemejaku Aku datang tanpa ragu Receh disaku, Motor penuh debu. mengobarkan api semangatku

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Tersudut

20 Juni 2019   20:24 Diperbarui: 20 Juni 2019   20:25 0 1 0 Mohon Tunggu...

Matahari Terlelap senyap dalam gelapSuara gelegar bak dahak batuk kakek tua
Gemericik air laksana tangisan anak kecil hilang ibunya.
Suaranyapun haru dan mengenaskan
Angin bersaing bermain dahan dan dedaunan
 
Bumiku kini marah..
Langitpun Amarah..
 
Air capucino ramuan tanah dan sampah Melaju kencang
Tebing dan bangunan takluk oleh Akar-akar berotot
Sementara langit ...
Memberi nyanyian Singa  di 1Cm dauntelingaku
dan menyuguhi cahaya kamera di kelopak mataku
Sesekali terang seketika...
Lalu gelap lebih lama
 
saat ini....
Alam mempertajam keyakinan kita terhadap tuhan.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x