Asep Wijaya
Asep Wijaya pengelola cum penulis di komenfilm.co

penikmat buku dan film - pengelola cum penulis di komenfilm.co, @wijayasep

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"The Nutcracker and the Four Realms", Clara Stahlbaum Mencari Jati Diri di Alam Fantasi

8 November 2018   13:19 Diperbarui: 11 November 2018   14:22 196 0 0
"The Nutcracker and the Four Realms", Clara Stahlbaum Mencari Jati Diri di Alam Fantasi
Sumber: Walt Disney Pictures

Film fantasi banyak menyinggung tema kekeluargaan. Termasuk produk sinematik paling anyar garapan Walt Disney Pictures: The Nutcracker and The Four Realms

Alih-alih berfokus pada peran The Nutcracker si prajurit, film fantasi ini lebih banyak menyoroti kisah Clara Stahlbaum (Mackenzie Foy) dan upayanya menemukan identitas diri yang hilang. 

Sejak kematian ibunya, Marie Stahlbaum (Anna Madeley), yang entah karena apa, mungkin sakit, Clara lebih senang menjalani hidup di kamar atap. 

Ia kelihatan asyik menguji-coba "mainan" mekanikanya laiknya Domino Effect Game dan menikmati tiap detailnya. 

Mungkin dengan cara itu, ia bisa sejenak membebaskan pikiran dari kenangan bersama mendiang ibunya. Tetapi kenangan rupanya tetap melekat. 

Buktinya ia memprotes cara ayahnya, Tuan Stahlbaum (Matthew Macfadyen), menghias pohon natal. Ia menilai itu bukan cara yang biasa dilakukan ibunya. 

Ia meradang hingga akhirnya kembali tenang setelah ayahnya memberikan hadiah natal yang dikatakannya sebagai pemberian akhir dari ibunya. 

Kakaknya kebagian gaun anggun milik ibunya. Adiknya dapat mainan kesukaan. Sedangkan Clara memperoleh benda seperti telur yang diyakini ada hal istimewa di dalamnya. 

Hal itu diperkuat dengan sepucuk kertas bertulisan tangan mendiang ibunya: Everything you need is inside. Namun Clara mustahil mengetahui isi benda mirip telur itu. 

Benda itu terkunci dan satu-satunya petunjuk hanyalah ukiran bertulisan "Drosselmeyer". Dialah ayah baptis Clara yang diperankan Morgan Freeman. 

Malam natal yang seharusnya penuh nuansa suka cita, kali ini, sama sekali tidak terasa hal serupa kepada Clara. Ia gelisah mencari kunci untuk membuka benda serupa telur itu. 

Dan Drosselmeyer menunjukkan jalan sekaligus kesempatan bagi Clara untuk berpetualang ke alam fantasi. Perjalanan yang dilakukannya dengan meninggalkan perasaan gelisah pada di hati ayahnya. 

FSM Media
FSM Media
Seketika Clara berada di dunia lain setelah menyusuri salah satu koridor di kediaman megah milik Drosselmeyer. Ia menemukan kunci itu. Namun belum juga tergapai, kunci itu kena "rampok". 

Di tengah pengejaran "perampok", ia berkenalan dengan The Nutcracker, Kapten Philip (Jayden Fowora-Knight), kena kejaran tikus raksasa yang menjijikan, dan "mampir" di Alam Hiburan (Land of Amusements) yang dikuasai Mother Ginger (Helen Mirren). 

Untung ada Kapten Philip yang menyelamatkannya dari bahaya dan langsung membawanya ke sebuah kastil. 

Rupanya itu tempat tinggal mendiang ibunya. Di sana ia bertemu dengan tiga pemimpin alam. 

Ada Pemimpin Alam Gula-Gula (Land of Sweets), Sugar Plum (Keira Knightly); Bupati Alam Salju (Land of Snowflakes), Shiver (Richard E. Grant); dan Penguasa Alam Bunga (Land of Flowers), Hawthorne (Eugenio Derbez). 

Dan diajaklah Clara berkeliling ke tiga alam itu sembari diingatkan untuk jangan pernah menginjakkan kaki di Alam Hiburan. 

Tetapi sayang eksplorasi khayali di tiga alam fantasi itu kurang memuaskan. 

Dari 99 menit durasi film, hanya sekitar 10 menit kita diajak melihat-lihat tiga alam itu. Yang sebenarnya hampir tidak ada hal istimewa di dalamnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3