Mohon tunggu...
Abdullah Muzi Marpaung
Abdullah Muzi Marpaung Mohon Tunggu... Seorang pejalan kaki

sastra dan sains

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Nostalgia

21 September 2020   07:33 Diperbarui: 21 September 2020   07:39 47 14 0 Mohon Tunggu...

berbarislah di jendela
wahai kenangan yang membikin luka
akan kupilih satu sebagai cendera mata
bagi kesibukanku yang berdetak pelan
merasa sangsi akan definisi kehidupan

tak banyak yang tahu, bahwa pada luka lama
yang mengering oleh cuaca berbagai rupa
terdapat satu pelajaran berharga
untuk menyumbat rasa hampa
yang sering tak tahu diri
menyelinap di sela-sela jarum jam
lalu menerkam waktu yang tengah belajar
untuk menjadi lebih berharga

berbarislah di jendela
wahai kenangan yang membikin luka
sesungguhnya bukanlah bahagia
yang membuat seseorang terjaga

VIDEO PILIHAN