Mohon tunggu...
Ardi Bagus Prasetyo
Ardi Bagus Prasetyo Mohon Tunggu... Guru - Praktisi Pendidikan
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Seorang Guru Muda, ASN, lulusan Universitas Mulawarman tahun 2020, Pendidikan, Biografi, sepakbola, E-sport, Teknologi, Politik, dan sejarah Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Mengapa Beberapa Orang Lebih Memilih Mengabdi di Kota Perantauan Ketimbang di Kampung Halaman?

14 Agustus 2022   09:10 Diperbarui: 19 Agustus 2022   15:30 1083
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi orang pergi merantau. Foto: Antara Foto/Fauzan via Kompas.com

Maka dari itu, tanggung jawab akan bertambah dan situasi nyaman di lingkungan keluarga akan semakin berubah, Oleh sebab itu, kita memliki tanggung jawab untuk menentukan langkah kita di masa depan. 

Mencoba berkarir di tanah perantauan menjadi salah satu pilihan. Tetap giat berusaha dan belajar serta dibarengi niat yang ikhlas dan tulus bukan tidak mungkin akan mengantarkan kita menuju tangga kesuksesan kelak.

Menghargai Arti Keluarga 

(Dokpri/suasana/hari/raya/di/kampung/halaman)
(Dokpri/suasana/hari/raya/di/kampung/halaman)

Pergi menuntut ilmu atau berkarir di kota perantauan akan semakin membuat kita mengerti tentang pentingnya arti sebuah keluarga. Selain itu, kita juga akan semakin mengerti bahwa sejatinya ketulusan dari keluarga dalam menyayangi merupakan sebuah anugerah yang tak ternilai harganya. Maka dari itu, ketika kelak kita sukses dan memiliki kesempatan pulang ke kampung halaman, nikmatilah waktu bersama keluarga di rumah.

Belajar Bertanggung Jawab

Meningkatnya beban tanggung jawab sebagai seorang pekerja atau perintis karir menjadi sebuah realitas yang harus kita hadapi. Kita dapat mengatur waktu secara mandiri dan mengetahui cara mengurus diri sendiri tanpa campur tangan orang lain, Namun, bukan berarti kita dapat seenaknya dengan kebebasan yang didapatkan. 

Merantau akan mengajarkan kepada kita tentang pentingnya  rasa tanggung jawab dan rasa tanggung jawab itulah yang nantinya akan menjadi kontrol diri dalam menjalankan segala ativitas sehari-hari.

Tidak Suka dengan sistem yang berlaku di Kampung halaman

(www.radarnusantara.com)
(www.radarnusantara.com)

Ketika telah menyelesaikan studi atau pendidikan, kita tentu dihadapkan pada sebuah pilihan mau bertahan di kota perantauan atau pulang ke kampung halaman. 

Berdasarkan pengalaman pribadi penulis, saya justru lebih memilih bertahan di kota perantauan karena beberapa faktor atau alasan tertentu. Salah satunya adalah sistem yang tak saya sukai jika memilih berkarir di kampung halaman. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun