Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari DUA PULUH DELAPAN rincian PUISI tentang TIDAK HARUS. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bambang Syairudin PERINGKATMU #2 Di tahun 2022 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Bambang Syairudin, Kompasianer Teraktif #1 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengingatkan diri agar tidak lupa mensyukuri. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Nano Puisi: Berhenti Dimarahi Marah

4 Desember 2022   01:00 Diperbarui: 4 Desember 2022   01:07 140
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Nano Puisi: Berhenti Dimarahi Marah

berhenti dimarahi marah
marah dimarahi berhenti
diberhentikan marahnya
dengan cara mau berhenti

berhenti dimarahi marah
marahnya selalu diikuti
marahnya yang marah
justru ketika yang marah
tlah begitu lama berhenti

jika dengan berhenti
marahnya yang marah
semakin menjadi-jadi
lalu dengan cara apa lagi
marahnya ini akan berhenti

(berhenti dimarahi marah, 2022)

Puisi kedua belas dari tigapuluh rincian judul puisi tentang Marah, khususnya tentang Berhenti Dimarahi Marah. Semoga bermanfaat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun